Tipikal Mahasiswa Baru vs Tingkat Akhir

annehsannehs - Kamis, 05 Maret 2020
Tipikal Mahasiswa Baru vs Tingkat Akhir

Mahasiswa awal dan akhir. (Foto: 9gag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DARI yang awalnya merasa bahwa make-up dan ootd kamu harus on point setiap hari, pasti akan ada masanya dimana kamu sudah tidak lagi perduli dengan penampilanmu setelah mengenal tugas yang menumpuk dan kejamnya revisi dosen skripsi. Berikut merupakan skala prioritas para mahasiswa dan mahasiswi berdasarkan semester angkatannya.

1. Mahasiswa Baru: #OOTD adalah kunci

Ootd sudah dipersiapkan di malam sebelumnya. (Foto Seventeen Magazine
Ootd sudah dipersiapkan di malam sebelumnya. (Foto: Seventeen Magazine)

Kilas balik ketika masih SMA, kita semua bermimpi untuk cepat-cepat masuk kuliah. "Bakal banyak cowok ganteng loh! Pilihannya banyak, apalagi koko-koko mene," ucap seorang calon mahasiswi yang mengambil tempat kuliah sama dengan Penulis.

Dengan iming-iming cowok ganteng nan tajir, tidak heran para mahasiswi semester satu akan berdandan all-out setiap harinya.

Karena biasanya kelas dimulai pagi, kami para perempuan rela bangun lebih awal untuk nyatok dan pake full makeup. Sebaliknya bagi para laki-laki, mereka akan berusaha untuk berpenampilan sekeren mungkin untuk menarik perhatian para lawan jenis.

Para mahasiswa dan mahasiswi ini berusaha mencari teman sebanyak-banyaknya dan biasanya akan bergerombol kemana-mana. Awal-awal mereka masih tidak begitu menghiraukan jatah bolos dan masih berani tipsen demi nongkrong bersama teman-teman yang baru dikenalnya.

Baca juga:

Kece dan Elegan, 4 Inspirasi Fesyen Buat Perempuan 'Hype'

2. Mahasiswa pertengahan

Tugas sudah mulai menumpuk. (Foto University Homework Help)
Tugas sudah mulai menumpuk. (Foto: University Homework Help)

Ini menjadi masa-masa dimana mahasiswa dan mahasiswi mulai merasakan tugas yang menumpuk sehingga penampilan bukan lagi menjadi prioritas. Cukup mandi pagi, rambut dijedai, make-up natural, bangun satu jam sebelum kelas, sambil menenteng buku-buku berat di dada.

Jika sudah memasuki pertengahan kuliah, biasanya waktu berkumpul bersama bukan lagi untuk bersenang-senang, melainkan ngerjain tugas bareng temen.

Dalam fase ini, biasanya teman-temanmu juga semakin berkurang. Entah karena obrolan yang tidak cocok, tidak sekelas lagi, atau banyak yang pada cabut kuliah karena malas.

Bagi sebagian mahasiswa yang biasanya sering bolos, mereka mulai rajin masuk dan datang pagian karena jatah bolosnya sudah habis.

Baca juga:

6 Item #OOTD Wajib Mahasiswa Sosialita

3. Mahasiswa tugas akhir

Semester akhir dompet semakin menipis. (Foto pinterest)
Semester akhir dompet semakin menipis. (Foto pinterest)

Mahasiswa tingkat akhir biasanya sudah benar-benar tidak perduli dengan penampilan, bahkan ada waktu untuk mandi saja sudah bersyukur.

Dompet mereka semakin menipis karena terus nge-print revisian, dan bawah mata mereka biasanya terlihat kehitaman karena begadang mengerjakan revisi yang tidak kunjung berakhir.

Mereka bisa berada di kampus seharian akibat di-PHPin para dosen untuk mendapatkan tanda tangan ataupun mengurus berkas-berkas yang super ribet. (Shn)

Baca juga:

Orang Tua, Kami Juga Tahu Batas dan Tanggung Jawab!

#Hypeburan #Mahasiswa #Mahasiswi #Kuliah #Kampus
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menilai rencana penutupan prodi yang dianggap tidak relevan berisiko mengancam kebebasan akademik dan keragaman ilmu pengetahuan.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Perbuatan tersebut telah mencoreng muruah dunia pendidikan serta profesi kedokteran.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Komisi X DPR menyoroti soal penutupan prodi. Pemerintah diminta untuk tidak gegabah dan melakukan kajian mendalam.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Indonesia
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Prodi yang dianggap kurang relevan sebaiknya direvitalisasi melalui penguatan kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Kemdiktisaintek menyebutkan, bahwa penutupan prodi hanya opsi terakhir. Kini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas kampus.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Bagikan