Luncurkan Manajemen Talenta, Pemprov DKI Tak Lagi Lelang Jabatan ASN
Gubernur Pramono Anung Wibowo meluncurkan program Manajemen Talenta. (Dok. Pemprov DKI).
MerahPutih.com - Gubernur Pramono Anung Wibowo meluncurkan program Manajemen Talenta dalam meningkatkan tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Senin (17/3).
Program ini bertujuan menciptakan ASN yang kompeten, inovatif, dan profesional guna mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
Pramono mengatakan, SDM di lingkungan Pemprov DKI Jakarta memiliki peran krusial, baik dalam pembangunan daerah maupun pelayanan yang berkeadilan dan menjunjung kesetaraan.
"Oleh karena itu, salah satu tantangan dalam pengelolaan SDM di sektor pemerintahan adalah membangun sistem yang transparan, objektif, dan berbasis kinerja. Kami berkomitmen meningkatkan tata kelola ASN yang lebih profesional dengan sistem meritokrasi melalui penerapan Manajemen Talenta ini," ujar Pramono.
Ia menambahkan, penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diharapkan mampu meningkatkan efektivitas birokrasi dan pelayanan publik yang lebih profesional dan responsif. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif.
Baca juga:
Pemprov DKI Tegaskan Tak Ada Operasi Yustisi Pasca Lebaran, Cuma Terapkan Penataan Adminduk
"Maka dalam pengarahan tadi, saya menyampaikan bahwa salah satu harapan dan tujuan utama adalah agar Jakarta, yang saat ini berada di peringkat 74 dari 156 kota global, dapat naik ke peringkat 50," tegas Pramono.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penerapan Manajemen Talenta dan mengajak akademisi serta sektor swasta untuk berkolaborasi dalam peningkatan kapasitas SDM Pemprov DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrulloh mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menerapkan Manajemen Talenta. Menurutnya, ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan implementasi guna mendukung seleksi pengembangan proporsi, rotasi, serta mutasi PNS secara lebih efisien dan akuntabel.
"Manajemen Talenta akan mengumpulkan seluruh talenta terbaik sehingga memudahkan Gubernur mencari sosok dalam jabatan yang dibutuhkan untuk menjalankan roda pemerintahan," imbuh Kepala BKN Zudan.
Zudan mengungkapkan, dengan adanya manajemen talenta ini, proses lelang jabatan (open bidding) untuk mengisi posisi yang kosong tak diperlukan lagi.
"Jadi, ke depan Bapak Gubernur di DKI enggak perlu ada open bidding lagi, karena penerapan manajemen talenta menyiapkan para ASN-nya sudah siap atau disiapkan duduk dalam jabatan-jabatan yang ada di Pemerintah Provinsi DKI," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Hadiri KTT APCAT, Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Kendalikan Rokok Elektrik
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai