Luka Dikit Nggak Ngaruh! Mojtaba Khamenei Selamat dari Maut, Iran Pastikan Pemimpin Baru Dalam Kondisi Prima

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Luka Dikit Nggak Ngaruh! Mojtaba Khamenei Selamat dari Maut, Iran Pastikan Pemimpin Baru Dalam Kondisi Prima

Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Foto: Instagram

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Majelis Pakar secara resmi mengonfirmasi terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran menggantikan mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

Meski dikabarkan mengalami luka-luka akibat serangan militer, kondisi kesehatan suksesor kekuasaan di Republik Islam tersebut dinyatakan tetap stabil dan dalam pemantauan ketat.

Baca juga:

Pemimpin Tertinggi Iran Terpilih Mojtaba Khamenei Terluka, tetap dalam Kondisi Baik

Kondisi Kesehatan dan Suksesi Kepemimpinan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, memberikan keterangan resmi mengenai keadaan pemimpin baru tersebut di tengah ketegangan yang meningkat. Penunjukan ini terjadi setelah masa ketidakpastian pasca tewasnya pemimpin sebelumnya.

"Mojtaba terluka, tetapi kondisinya baik. Belum ada kepastian kapan pidato pertamanya sebagai pemimpin tertinggi Iran akan disampaikan," ujar Baghaei kepada surat kabar Corriere della Sera.

Baghaei juga mengungkapkan bahwa awalnya terdapat tiga hingga empat kandidat kuat yang bersaing memperebutkan posisi strategis tersebut.

Namun, mayoritas anggota Majelis Pakar pada akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Khamenei Jr. sebagai sosok yang tepat memimpin negara.

Penolakan Gencatan Senjata dan Kedaulatan Negara

Terkait situasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel, Teheran menunjukkan sikap keras. Iran menganggap tawaran penghentian permusuhan di masa lalu hanyalah strategi politik yang tidak memberikan jaminan keamanan bagi kedaulatan wilayah mereka.

"Pada Juni 2025, setelah 12 hari, Amerika Serikat dan Israel mengajak berhenti, dan Iran menuruti. Ajakan gencatan senjata itu adalah sandiwara lucu. Itulah mengapa seluruh negeri sekarang bertekad untuk membela diri," tegas Baghaei.

Baca juga:

Temui Dubes Iran, Megawati Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei

Agresi militer yang terjadi sejak 28 Februari lalu telah memicu kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban sipil di tanah Iran. Sebagai respons, militer Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dan menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional.

#Mojtaba Khamenei #Iran #Timur Tengah #Konflik Timur Tengah #Ketegangan Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Bagikan