Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lucunya Rapat Koordinasi di Kemenko Perekonomian

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 03 September 2015
Lucunya Rapat Koordinasi di Kemenko Perekonomian

Dua orang petugas berdiri di samping maket kereta cepat dalam acara "China High Speed Railway Public Display" di Senayan City, Jakarta, Kamis (13/8). ANTARA FOTO/YUSTINUS AGYL

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution hari ini mengumpulkan para Menteri ekonomi untuk membahas terkait Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Beberapa Menteri yang menghadiri agenda tersebut diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution selaku tuan rumah, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Rapat Koordinasi yang digelar sejak pukul 17:00 WIB ini mengisahkan berbagai macam cerita. Pasalnya beberapa menteri yang enggan berkomentar malah menjadi perbincangan seperti yang dirangkum oleh merahputih.com:

1. Menteri Perdagangan Thomas Lembong

Thomas yang juga ikut menghadiri rapat koordinasi tersebut justru malah lebih cepat meninggalkan ruang rapat. Namun tidak banyak yang tahu apa penyebab menteri pengganti Rachmat Gobel itu meninggalkan ruang rapat. Bahkan Thomas dijuluki sebagai Menteri tercepat dalam menghindari awak media dan seperti biasanya dia pun enggan berkomentar dan langsung masuk ke dalam mobil.

Namun ketika dikonfirmasi ke Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution kedatangan Menteri Perdagangan Thomas Lembong bukan terkait pembahasan kereta cepat melainkan pembahasan lainnya.

"Bukan tadi dia (Thomas Lembong) mampir saja," ujarnya

2. Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian jaman Abdur Rahman Wahid itu seolah menghindar dari kejaran awak media. Namun akibat menghindar dari kejaran awak media. Menteri yang selalu ceplas-ceplos dalam melontarkan perkataan itupun justru malah kesandung mike yang dipegang oleh wartawan dari salag satu tv swasta.

"Aduh maaf pak," kata salah satu wartawan kepada Menko Kemaritiman, Rizal Ramli.

"Iya tidak apa-apa," kata Rizal dengan nada santai.

3. Partner and Managing Director Boston Consulting Group , Edwin Utama

Edwin enggan berkomentar lebih banyak dan terkesan menghindar dari kejaran awak media. Bahkan Edwin lebih memilih untuk menelpon sopir pribadinya dibandingkan menanggapi pertanyaan dari awak media

"Yah saya nggak bisa jelasin prosesnya tapi kami lakukan secara fair," ujarnya sambil menunggu kedatangan mobilnya.

Namun belum kunjung juga mobil kunjung, Edwin malah ditinggalkan oleh awak media karena awak media lebih mengejar dan fokus kepada Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution.

4. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2001-2004 sengaja menghindar dari kejaran awak media. Sehingga dia lebih memilih untuk lewat pintu belakang seperti yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Berbeda dengan Bambang, Rini Soemarno justru terkesan apes. Pasalnya pintu yang hendak dilewatinya mendadak sulit untuk dibuka. Bahkan awak media yang mendekati dan bertanya pun terkesan malas. Karena mimik wajah judesnya yang tak bisa terkendalikan. Namun, tidak banyak yang tahu apa penyebab pasti wajah Rini tiba-tiba suram dan enggan berkomentar berbeda dengan wajah pertama ketika dirinya menyambangi Kantor Kementerian Perekonomian saat rapat koordinasi.

"Tanya pak menko perekonomian (Darmin Nasution) semua sudah kita kasih ke pak menko perekonomian (Darmin Nasution)," ujar Rini.

5. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

Hal apes serupa pun di alami oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Namun berbeda dengan Rini, Jonan justru terlihat lebih asik dan santai. Bahkan tak tanggung- tanggung, Jonan justru malah bermain pingpong sambil menunggu pintu yang tersendat terbuka selama kurang lebih tiga menit itu. Meski tak banyak komentar. Namun Menteri yang terkesan genit itu pun mau menanggapi pertanyaan dari awak media.

"Kita pokoknya paling konsen soal safety. Untuk rekomendasi nanti akan dibahas lagi dengan pak Jokowi," pungkas Jonan. (rfd)

 

Baca Juga:

Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Pemerintah Belum Tentukan Pilihan

Proyek Kereta Cepat Tidak Dibiayai dari APBN

Tenaga Asing Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dibatasi

Tiongkok Optimistis Menang Tender Proyek Kereta Cepat

Pengumuman Pemenang Proyek Kereta Cepat Bisa Mundur

#Kereta Trans Jakarta-Bandung #Kereta Cepat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Whoosh menghadirkan promo tiket selama libur sekolah dan Tahun Baru Islam. Tiket tersebut dijual mulai Rp 250 ribu.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Penjualan tiket promo dibuka setiap hari pukul 12.00–13.00 WIB dan 18.00–19.00 WIB.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Indonesia
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Intervensi pemerintah dalam proyek ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap penggunaan transportasi umum.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Indonesia
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Pembicaraan terkait upaya penyelesaian utang Whoosh pun telah didiskusikan bersama pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Indonesia
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Hari Kartini merupakan momentum penting untuk mengapresiasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor transportasi.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Dunia
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Jepang menangguhkan operasional layanan kereta cepat (Shinkansen) antara Tokyo dan Prefektur Aomori menyusul gempa besar sore tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Indonesia
Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, KCIC: Berbahaya dan Langgar Aturan
Seorang penumpang menahan pintu kereta cepat Whoosh karena barangnya tertinggal. KCIC pun menilai tindakan itu berbahaya dan melanggar aturan.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, KCIC: Berbahaya dan Langgar Aturan
Bagikan