Kesehatan

Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 03 Februari 2020
Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!

Banyaknya Manfaat Pisang Untuk Berolahraga (Foto: Pixabay/Stevepb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENTINGNYA asupan sebelum beraktivitas menentukan besarnya energi yang kamu punya. Banyak sekali orang yang memiliki prinsip makan banyak, tetapi tidak teratur, asal terisi penuh. Prinsip tersebut tentu saja keliru, porsi dan jenis makanan yang salah bisa membuat badan tidak fit dan malah berakibat malas untuk bergerak.

Salah satu cara untuk bisa optimal saat beraktivitas yakni kamu perlu mengonsumsi pisang. Buah super ini memberikan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan kamu, terutama saat melakukan aktivitas harian. Pisang bisa dikonsumsi sebelum, selama, dan setelah beraktivitas. Dengan sekitar 120 kalori dan 16 gram gula, kandungan karbohidrat tinggi pisang dapat memberikan dorongan energi yang cepat dan 1,5 gram protein untuk memberi otot asupan nutrisi.

Baca juga:

Pisang Merah, si Langka yang Kaya Manfaat

Sebuah penelitian melaporkan bahwa pisang dapat menjadi bahan utama minuman olahraga untuk menggantikan elektrolit yang hilang. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa makan pisang 15 menit selama beraktivitas sama efektifnya dengan minum minuman energi. Hal ini karena pisang mengandung vitamin, mineral, serat, dan karbohidrat. Berikut adalah beberaa kandungan pisang yang diandalkan untuk meningkatkan energi saat berolahraga.

1. Mangan

Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!
Pisang untuk Pembentukkan Otot (Foto: Pixabay/Photo Mix-Company)

Mineral mangan memiliki sejumlah fungsi penting dalam perkembangan tulang dan penyembuhan luka. mengonsumsi mangan yang cukup juga penting guna mengolah energi dari makanan yang kamu konsumsi. Mangan mendukung aktivitas fisik dan kinerja dalam membantu tubuh kamu mendapatkan hasil maksimal dari makananmu.

2. Karbohidrat

Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!
Karbohidrat Pisang Sangatlah Baik (Foto: Pixabay/4924546)

Pisang jelas mengandung karbohidrat yang mebantu mendukung kinerja kamu selama berolahraga. Ketika kamu melakukan aktivitas fisik, otot-otot mu menggunakan glikogen, yaitu sejenis karbohidrat, sebagai bahan bakar. Makan sumber karbohidrat dapat meningkatkan daya latihanmu.

Baca juga:

Penderita Diabetes Mengonsumsi Pisang, Bolehkah?

3. Vitamin C

Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!
Vitamin C Terkandung dalam Pisang (Foto: Unsplash/luiza braun)

Vitamin C sangat penting untuk memperkuat otot, tendon, dan ligamen, serta menjaga sistem kekebalan tubuh saat berolahraga. Vitamin C juga membantu mempercepat dan meningkatkan penyembuhan luka dan kerusakan jaringan lunak yang dibutuhkan setelah olahraga yang berat. Satu pisang mengandung sekitar 15 persen vitamin C yang dibutuhkan per hari.

4. Kalium

Loyo saat Beraktivitas? Coba Makan Pisang!
Pisang Mengandung Kalium yang Tinggi (Foto: Pixabay/Pcdazero)

Kalium berguna untuk merawat otot dan kekurangan kalium dapat menyebabkan kram dan rasa sakit. Selama berolahraga, tubuh kamu kehilangan kalium melalui keringat dan aktivitas fisik yang lama dapat mengurangi kadar kalium kamu secara drastis.

Kabar baiknya, makan pisang meningkatkan asupan kalium sebesar 487 miligram atau 10 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. (Nic)

Baca juga:

Pisang Seharga Rp 1,6 Miliar Sukses Gemparkan Dunia, Apa Spesialnya?

#Buah Pisang #Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Aktivitas Pagi #Aktivitas Outdoor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan