Loyal ke Rizieq Shihab dan Alumni 212, Prabowo Perlahan Ditinggalkan Pendukungnya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 27 April 2019
Loyal ke Rizieq Shihab dan Alumni 212, Prabowo Perlahan Ditinggalkan Pendukungnya

Prabowo Subianto (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus menilai, Prabowo-Sandi perlahan sudah ditinggalkan oleh pendukungnya.

Petrus mencontohkan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan organisasi buruh pimpinan Said Iqbal kini sudah melunak.

"Prabowo Subianto mulai menuai penurunan dukungan dari kelompok Parpol yang semula menjadi Koalisi dalam BPN bahkan organisasi buruh seperti KSPSI pimpinan Said Iqbalpun sebagai ormas buruh yang setia mendukungnya, malah hari ini sudah bertemu dengan Capres Jokowi," kata Petrus kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (27/4).

Petrus menganggap, sikap meninggalkan Prabowo Subianto sekaligus mendeligitimasi klaim kemenangannya yang semakin hari semakin tidak populer.

Pertanyaannya, lanjut Petrus, apa yang mendasari sikap keras Prabowo Subianto yang ingin tetap menjadi Presiden di diluar sistem.

"Bisa saja karena yang masih setia mendukung Prabowo Subianto adalah masa kelompok dari para mantan HTI, FPI dan sebagian masa Partai Bulan Bintang pimpinan Yusril Ihza Mahendra yang tidak sejalan dengan sikap Yusril mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin," imbuh Petrus.

Sikap poltik Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangannya sebagai Capres 2019 dan menolak hasil pemilu yang sedang dihitung dan akan diputuskan oleh KPU, mengidikasikan bahwa Prabowo Subianto hanya loyal kepada pesan Rizieq Shihab yang bukan siapa-siapa dalam struktur Partai Koalisi maupun dalam struktur Badan Pemenangan Nasional/BPN Prabowo-Sandi.

Buktinya, jelas Petrus, sikap ngotot Prabowo Subianto yang terus menerus mendeklarasikan diri sebagai Presiden terpilih bersama Wakilnya Sandiaga Uno, pada pemilu 2019, mendapat dukungan dari Rizieq Shihab.

Aksi massa mendesak pemprov DKI lepas saham bir
Aksi massa 212 dan FPI (MP/Asropih)

Bahkan apa yang dikumandangkan Rizieq Shihab agar Prabowo Subianto terus menerus menggelar syukuran kemenangan di sejumlah tempat, meski dengan jumlah peserta yang semakin berkurang.

"Ini kenandakan bahwa Prabowo Subianto mulai kehilangan legitimasi dan kredibilitasnya di mata rakyat," ungkapnya.

Hilangnya legitimasi atas klaim kemenangan sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilu 2019, oleh karena hasil Quick Count semua Lembaga Survei yang kredibel mengunggulkan kemenangan untuk Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin, dengan selisih angka kemenangan sebesar 10%.

Namun pada saat yang sama Sandiaga Uno menolak deklarasi kemenangan memilih mengakui hasil Quick Count sambil menunggu hasil perhitungan Real Count dari KPU yang sedang berjalan.

Jika mengikuti perkembangan dinamika berita di medsos tentang perilaku Prabowo Subianto dan Rizieq Shihab, sikap Prabowo Subianto dinilai linear dengan permintaan Rizieq Shihab melalui rekaman videonya agar tetap mempertahankan kemenangannya dan menolak dialog dengan kubu 01. Kecuali kalau kubu 01 mengakui klaim kemenangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Ini berarti baik Prabowo Subianto maupun Rizieq Shihab tidak lagi punya sikap untuk loyal kepada bangsa dan NKRI dan tidak menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara hukum yang seharusnya ditaati oleh setiap warga negara Indonesia dimanapun dia berada," terang Petrus. (Knu)

#Prabowo Subianto #Habib Rizieq
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Batal Cuma Diwakili Dubes Teheran, Prabowo Tunjuk Ketua MPR dan Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei
Presiden Prabowo Subianto menugaskan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Mashhad, 9 Juli 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Batal Cuma Diwakili Dubes Teheran, Prabowo Tunjuk Ketua MPR dan Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
Prabowo Tetapkan LGBT Kini Setara dengan Bahaya Terorisme, Separatis, dan Judol
Presiden Prabowo Subianto menetapkan budaya LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter dalam Perpres No.111/2025. Kebijakan ini menempatkan isu LGBTQ sejajar dengan terorisme, separatisme, dan judi daring.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Tetapkan LGBT Kini Setara dengan Bahaya Terorisme, Separatis, dan Judol
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong
Indonesia
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, jadi pemimpin pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Indonesia
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Prabowo menekankan bahwa keterbukaan tersebut mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi setiap persoalan secara terbuka
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Bagikan