Film

'Loetoeng Kasaroeng', Film Pertama Buatan Negeri Aing

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 15 November 2021
'Loetoeng Kasaroeng', Film Pertama Buatan Negeri Aing

Indonesia punya film bersejarah. (Foto: Unsplash/Alex Litvin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDUSTRI film Indonesia baru dimulai lewat berdirinya bioskop atau gedung film. Pada 5 Desember 1900 berdiri bioskop pertama Hindia Belanda di jalan Kebon Jahe, Tanah Abang, Jakarta. Bioskop dibuat bertujuan untuk upaya bagi pemerintah Hindia Belanda dalam menciptakan bisnis baru melalui Industri perfilman.

Jauh sebelum Indonesia merdeka, 26 tahun kemudian, sebuah film bisu pertama diluncurkan pada 1926 berjudul Loetoeng Kasaroeng. Film ini pertama kali dirilis oleh NV Java Company, dan tayang di bioskop dari 31 Desember sampai dengan 6 Januari 1927. Film ini diputar di Bioskop Elita kota Bandung, jalan Braga.

Baca Juga:

Bernostalgia dengan Film Remake Negeri Aing

Loetoeng Kasaroeng disutradarai oleh George Krugers yang merupakan orang Indonesia campuran Belanda. Dalam pembuatan filmnya Krugers dibantu oleh orang Belanda bernama Heuveuldorp.

Film ini mengangkat cerita rakyat Sunda, Jawa Barat. Memaparkan perjalanan Sanghyang Gurminda yang berasal dari Khayangan. Ia diturunkan ke bumi dalam wujud seekor lutung. Mengisahkan perjalanan lutung yang tersesat di Bumi, akhirnya film ini mempertemukan sang lutung dengan soorang puteri Purbasari Ayuwangi. Ia juga terusir dari istana oleh Puteri Purbarang akibat perasaan benci.

Selebaran film Loetoeng Kasaroeng. (Foto: Wikipedia)

Lalu Puteri Purbasari dan Lutung Kasarung saling jatuh cinta. Walau Lutung Kasarung seekor mahluk yang buruk rupa, namun ternyata akhirnya Lutung Kasarung menjadi pangeran tampan dan menikahi Puteri Purbasari serta memerintah kerajaan Paris Batang dan Kerajaan Cupu Mandala Ayu bersama.

Di film ini berisikan nasihat agar kamu jangan memandang sesuatu dari luarnya saja. Pada 1921, film ini pernah diangkat oleh R.A Wiranatakusumah, Bupati Bandung ke dalam gending karesmen, yaitu drama yang diiringi musik. Barulah lima tahun kemudian R.A Wiranatakusumah bersama dengan NV Java film Company mengangkatnya ke dalam sebuah film layar lebar yang berjudul Loetoeng Kasaroeng.

Baca Juga:

Kineforum, Bioskop Mini di Negeri Aing Hadirkan Film Alternatif

Film berdurasi 60 menit ini masih berbentuk tampilan visual hitam- putih tanpa suara, murni diproduksi di Indonesia yang berlokasi syuting di daerah Padalarang.

Sebagai ajang untuk promosi, pada saat beberapa bulan sebelum pemutaran film, para pemeran dan tim produksi mengadakan pawai keliling kota Bandung dengan menyewa kereta kuda. Selain itu, mereka juga membawa poster film dan selembaran ajakan menonton. Pawai yang bertujuan untuk promosi ini menjadi hiburan tersendiri bari para warga.

Karena kesuksesannya dalam menarik perhatian penonton Indonesia pada saat itu, film ini diproduksi ulang sebanyak dua kali. Pada 1952 disutradarai oleh ET Effendi dengan pemeran Nurhasanah, Barnas Lesmana, Kusmara Suwirja dan Tina Melinda. Lalu pada 1983 disutradarai BZ Kadaryono dengan para pemainnya Erna Santoso, Johan Saimima, Enny Beatrice, Godfriend Sancho, dan Avent Chistie. (jhn)

Baca Juga:

Cerita Horor sampai Modus 'Buaya Darat' Ketika Nonton 'Midnight' di Bioskop Negeri Aing

#Film #Film Indonesia #November Jagoan Film Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan