Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak

Film Ibuku dibintangi oleh Christine Hakim dan Ayushita. (Foto: instagram/tikabravani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Film drama karya anak bangsa bertajuk Ibuku membawa nama Indonesia ke panggung internasional setelah terpilih masuk dalam Kompetisi Utama Busan International Film Festival (BIFF) ke-31.

BIFF ke-31 akan berlangsung pada 6-15 Oktober 2026. Film karya sutradara Eddie Cahyono tersebut akan bersaing dengan film-film dari berbagai negara dalam salah satu festival film paling bergengsi di Asia.

Ibuku merupakan drama yang mengangkat perjalanan seorang ibu untuk bertemu kembali dengan anaknya. Cerita film ini terinspirasi dari buku karya Eddie Cahyono.

Film tersebut mempertemukan Christine Hakim dan Ayushita sebagai ibu dan anak yang harus terpisah oleh keadaan.

Baca juga:

Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit

Sinopsis Film Ibuku

Ibuku berkisah tentang Sumiati yang diperankan Christine Hakim. Ia memiliki satu keinginan sederhana, yakni bertemu kembali dengan anaknya, Sri yang diperankan Ayushita.

Namun, keinginan tersebut tidak mudah diwujudkan.

Sri tengah berada di sebuah penjara di Arab Saudi setelah didakwa dengan hukuman mati karena dituduh membunuh majikannya.

Situasi tersebut membuat Sumiati harus menghadapi kenyataan pahit. Di tengah keterbatasan keadaan, ia berusaha mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan anaknya.

Perjalanan Sumiati kemudian membawa penonton pada satu pertanyaan besar: akankah ia dan Sri akhirnya bisa bertemu kembali?

Baca juga:

Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival

Angkat Kisah Keluarga dan Persoalan Kemanusiaan

Terpilihnya Ibuku dalam Kompetisi Utama BIFF menjadi pencapaian penting bagi film Indonesia.

Film karya Eddie Cahyono ini menghadirkan cerita tentang keluarga dari kalangan bawah yang berjuang menghadapi keterbatasan ekonomi serta kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Hubungan antara ibu dan anak menjadi medium untuk menjembatani konflik dengan persoalan kemanusiaan yang lebih luas.

Dengan latar persoalan yang dekat dengan kehidupan manusia, Ibuku membawa kisah personal Sumiati dan Sri ke ruang yang lebih universal, yakni tentang keluarga, keterpisahan, serta perjuangan untuk kembali bertemu.

Film Ibuku merupakan hasil ko-produksi Indonesia dan Jepang.

Film ini diproduksi oleh rumah produksi Memorieslight Pictures dan akan mewakili Indonesia dalam Kompetisi Utama Busan International Film Festival ke-31. (Tka)

#Film #Film Indonesia # Busan International Film Festival
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan