Lima Orang Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Pamekasan Madura

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Februari 2021
Lima Orang Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Pamekasan Madura

Petugas bersama warga saat menggali longsoran tanah di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah, di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (24/2/2021). (ANTARA/HO-Polse

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima warga dikabarkan meninggal dunia akibat tanah longsor di Kampung Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi Rabu (24/2) pukul 02.00 dini hari dipicu oleh hujan intensitas tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan melaporan tanah longsor tidak hanya mengakibatkan korban meninggal dunia. Satu warga lain mengalami luka berat berupa patah tulang.

Baca Juga:

Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan

"Tanah longsor menimbun dua kamar yang dihuni santriwati. Sedangkan 1 warga lainnya berhasil selamat dari peristiwa ini," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati Rabu (24/2).

Ilustrasi: Petugas mencari korban tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, yang dilaporkan hilang, Senin (16/2). ANTARA Jatim/ Ach

BPBD mencatat 50 warga Kampung Jepun terdampak. Sedangkan satu pondok pesantren mengalami kerusakan terkena material longsor.

BPBD setempat bersama dengan instansi terkait melakukan evakuasi dan penyelamatan di lokasi kejadian. Di samping itu, BPBD juga melakukan pendataan kerugian pascalongsor.

Baca Juga:

Temuan Korban Meninggal Longsor Nganjuk Bertambah

Wilayah Pasean berada pada potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Berdasarkan analisis InaRISK, kecamatan ini menjadi bagian dari 8 kecamatan yang teridentifikasi berpotensi longsor dengan kategori tersebut.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca hujan di Pasean, hujan berpotensi turun dengan intensitas ringan hingga sedang. Pada esok hari (25/2), wilayah ini diprakirakan mengalami hujan ringan hingga hujan petir. (Asp)

#Longsor #Tanah Longsor #Madura #Provinsi Madura
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Diperiksa MKD, Aboe Bakar Minta Maaf soal Pernyataan Ulama dan Ponpes Madura
Aboe Bakar Al-Habsyi meminta maaf usai dipanggil MKD DPR terkait pernyataannya soal ulama dan pesantren Madura yang menuai polemik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Diperiksa MKD, Aboe Bakar Minta Maaf soal Pernyataan Ulama dan Ponpes Madura
Indonesia
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Akses Jalan Nasional Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertutup total akibat longsoran tebing sejak Rabu (8/4) petang tadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya mengalami gangguan operasional.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Ancaman tanah longsor di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan X, RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, kian parah.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Maret 2026
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Bagikan