Liburan Bebas Bintitan, Bawa Sampo Bayi Saat Traveling

Rina GarminaRina Garmina - Kamis, 21 September 2017
Liburan Bebas Bintitan, Bawa Sampo Bayi Saat Traveling

Riasan mata dapat memicu bintitan. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MATA mesti dirawat dengan benar. Salah rawat bisa muncul gangguan pada mata. Akibatnya, penglihatan Anda pun terganggu.

Perawatan mata bagi kaum hawa lebih repot ketimbang adam. Tak semua kaum hawa bisa terbebas dari make-up, bahkan di hari libur seperti sekarang. Mata pun menjadi bagian wajah yang tak luput dari riasan. Pensil alis, maskara, eye shadow merupakan tiga benda yang sulit dipisahkan saat merias mata.

Meski membuat mata terlihat lebih indah, make-up ternyata memicu bintitan. Penyakit mata yang ditandai dengan lipatan pada kelopak serta dekat bulu mata. Biasanya diawali dengan sebuah benjolan kecil yang membuat mata sedikit sulit melihat.

Menurut dr Yunia Irawati, SpM (K), "Hal itu (bintitan) bisa saja terjadi. Penyebab utamanya, yaitu faktor higienis." Mengapa faktor higienis? Lantaran teknik membersihkan make-up yang keliru hingga memicu munculnya sumbatan dan infeksi yang berujung pada bintitan.

Pencegahan

Risiko bintitan dapat menyerang siapa saja. Untuk mencegahnya, dr Yunia menyarankan Anda membersihkan make-up menggunakan sampo bayi.

"Bersihin saja pake sampo bayi, karena kan soft banget tuh. Gak pedih di mata. Kalau sabun atau sampo dewasa kan perih. Rajin-rajin bersihin lah pokoknya," tutur dr Yunia.

Jika sudah terlanjur bintitan, Anda tak perlu khawatir. Ada solusinya. Kompres mata dengan kapas yang telah diberi air hangat. Lakukan selama satu menit dan ulangi hingga 10 menit. Cara ini akan membuat mata terasa lebih nyaman.

Sedang traveling hingga akhir pekan? Jangan lupa bawa sampo bayi dan kapas, ya. Apalagi jika Anda tak bisa lepas dari riasan mata. (Ryn)

Dapatkan pula cara cepat mengatasi bintitan pada artikel 3 Cara Alami Mengatasi Mata Bintitan Dengan Cepat.

#Perawatan Mata #Kesehatan #Kesehatan Mata #Tips #Bintitan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan