MerahPutih Politik - Kehadiran Letnan Jenderal (Purn) TNI Muhammad Yunus Yosfiah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di tengah perseteruan panas dengan Korps Polri diartikan sebagai dukungan Prabowo Subianto terhadap lembaga pimpinan Abraham Samad.
Demikian disampaikan pemikir politik Indostrategi Andar Nubowo saat dihubungi merahputih.com, Jakarta, Selasa malam (27/1).
BACA JUGA: Gedung KPK Sepi, Aktivis Anti Korupsi di Mana?
Andar yang juga aktivis pemuda Muhammadiyah menjelaskan dalam pemilu presiden (pilpres) 2014 lalu, Yunus Yosfiah yang merupakan mantan Menteri Penerangan di era Presiden BJ. Habibie merupakan Ketua tim pemenangan pasangan calon presiden-calon wakil Presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Usai Mahfud MD menyatakan mundur sebagai Ketua tim pemenangan maka Yunus yang didapuk menggantikan Mahfud.
"Maka saya katakan hal tersebut bisa diartikan sebagai dukungan politik Prabowo Subianto dan partai Gerindra untuk KPK," sambung Andar.
Masih kata Andar, kehadiran Yunus Yosfiah yang juga mantan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga dipandang sebagai dukungan militer terhadap KPK. Meski sudah menjadi purnawiranan posisi Yunus Yosfiah tetap dipandang sebagai salah satu senior dalam tubuh TNI.
"Dan hal itu bisa juga dibaca sebagai dukungan militer terhadap KPK," tandas Andar. (bhd)
BERITA LAINNYA:
Raja Bonaran Akan Ajukan Surat Penangguhan Penahanan