Letjen Dudung Diprediksi Gantikan Posisi Jenderal Andika Perkasa

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 04 November 2021
Letjen Dudung Diprediksi Gantikan Posisi Jenderal Andika Perkasa

Pangkostrad TNI AD, Letjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bakal lowong pasca ditinggal Jenderal Andika Perkasa yang bakal mengisi kursi Panglima TNI.

Salah satu nama yang dinilai paling berpeluang adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Dudung Abdurachman.

Baca Juga

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Jadi Pangkostrad

Pengamat intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta mengatakan, Dudung merupakan kandidat paling menonjol. Posisi Dudung sebagai Pangkostrad sangat strategis dalam tubuh TNI sehingga memiliki peluang yang cukup besar.

Apalagi, Panglima dari TNI AD terakhir, Gatot Nurmantyo juga pernah menjadi Pangkostrad. Menurutnya posisi tersebut merupakan suatu prestasi yang sudah diputuskan melalui banyak pertimbangan.

Selain itu, jabatan Dudung sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jayakarta pada periode 2020—2021 juga memperkuat peluangnya.

"Yang jelas ketika menjadi Pangdam Jaya Letjen Dudung mampu mengamankan Ibu kota dengan baik, kerjasama dengan Polri dan Pemprov juga dilakukan sangat baik," ujar Stanislaus kepada wartawan, Kamis (4/11).

Dudung sendiri disebut-sebut sebagai calon pengganti Andika karena dirinya lebih populer dibanding sosok lainnya. Apalagi, karirnya melesat setelah menjadi Gubernur AKMIL, Pangdam Jaya lalu Pangkostrad.

Terkait Andika, Stanislaus menuturkan, gaya kepemimpinan Andika selama mengemban beberapa jabatan strategis telah teruji. Hal itu pun dilengkapi dengan pendidikan militer dan umum yang baik

Dia mengatakan, sosok Andika yang pernah menjadi Danpaspampres tentu saja sudah teramat dekat dengan presiden. Apalagi, Andika berasal dari matra darat yang mempunyai personel TNI paling besar.

"Saat ini, TNI sudah on the track," katanya.

Pangkostrad TNI AD, Letjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: MP/Kanu


Stanislaus menyebut, Andika tinggal meneruskan apa yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Namun tetap dengan berbagai perbaikan-perbaikan.

"Seperti peningkatan kualitas SDM, alutsista, peningkatan kemampuan teritorial terutama untuk menangani masalah-masalah khusus seperti pandemi, terorisme, separatisme," jelasnya.

Stanislaus menuturkan, perihal beberapa pihak yang menilai bahwa penunjukkan Panglima TNI idealnya dilakukan secara rotasi bukanlah sebuah masalah.

Menurut dia, jabatan orang nomor satu di Mabes TNI Cilangkap itu 'dapat' dijabat secara bergantian, bukan 'harus' bergantian.

"Jadi tidak ada masalah, TNI akan tetap solid dan taat pada panglima darimana pun itu asal matranya," ungkapnya.

Kemudian, terkait dengan masa jabatan Andika yang relatif singkat, hanya 13 bulan, bukanlah sebuah masalah besar. Stanislaus menuturkan, masa kerja singkat bukan menjadi tolok ukur seseorang untuk melakukan kinerja secara maksimal.

"Masa kerja yang relatif singkat jika diimbangi dengan kerja yang optimal tentu tidak masalah, dan setelah selesai juga pasti akan ada penggantinya sehingga gerbong tetap berjalan," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Cerdas dan Berwibawa, Jenderal Andika Perkasa Dinilai Cocok Jadi Panglima TNI

#Panglima TNI #Panglima TNI #Stanislaus Riyanta #Jenderal Andika Perkasa #Pangkostrad
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Maruli menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Model PDU ini memiliki unsur yang kental dengan kebudayaan karena berbentuk beskap atau seperti pakaian adat pria dengan kerah menutupi sampai leher.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Berita Foto
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Bagikan