Kesehatan

Letak Jerawat Bisa Menunjukkan Masalah Kesehatan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 23 Februari 2024
Letak Jerawat Bisa Menunjukkan Masalah Kesehatan

Ketahui masalah pada organ vital melalui peta jerawat. (:Foto: Pixabay/Mohamed Hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Selama ini kamu pasti bertanya-tanya, kok jerawat di area tertentu sangat membandel dan sulit disembuhkan ya meski sudah rutin melakukan perawatan ke dokter?

Jika ada jerawat membandel di area tertentu dan tidak dapat disembuhkan sama sekali, kemungkinan besar ada masalah pada kesehatanmu terutama pada organ vital di dalam tubuh.

Menurut Synergywellnesscenter, letak jerawat dapat menunjukkan kondisi kesehatan seseorang.

1. Dahi

Jerawat di dahi menunjukkan ada yang salah pada sistem pencernaan. Bisa karena pola makan yang buruk seperti tidak tepat waktu atau jarang konsumsi gizi seimbang. Selain itu, ternyata gejala awal iritasi pada usus besar salah satunya adalah jerawat pada dahi.

Baca juga:

6 Kandungan Wajib pada Serum untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

2. Pipi

Masa awal pubertas dan masalah reproduksi di pertengahan usia produktif juga bisa menyebabkan jerawat di area pipi. Tapi siapa sangka, ternyata jerawat membandel di pipi juga merupakan gejala adanya penyakit di saluran pernapasan, lambung, dan limpa.

3. Alis

Jarak di antara kedua alis berhubungan erat dengan kesehatan hati. Jika kamu memiliki jerawat menahun di area tersebut, sudah dapat dipastikan ada yang salah dengan kondisi hati. Bisa jadi produktivitas organ hatimu menurun akibat terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman berbahan dasar keras atau kotor.

4. Pelipis

Jerawat pada pelipis menujukkan kondisi ginjal dan kandung kemih. Tetapi tak selalu menunjukkan adanya penyakit serius dalam dua organ tersebut. Bisa jadi kamu kurang minum air mineral atau terlalu sering menahan buang air kecil.

Efek samping dari pengobatan yang cukup keras dalam jangka waktu panjang juga bisa menimbulkan jerawat di area ini.

5. Hidung

Hati-hati jika kamu memiliki jerawat menahun di area hidung karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala penyakit jantung.

Area T-zone yang berminyak ternyata bukan cuma perkara jenis kulit loh, tetapi juga bisa menunjukkan masalah tingkat kolesterol dan tekanan darah seseorang.

6. Bibir

Jerawat di area bibir dapat menunjukkan adanya masalah pada lambung. Selain itu seseorang yang terlalu sering menyantap makanan dingin atau mentah juga bisa berisiko menimbulkan jerawat di area bibir.

7. Dagu dan Sekitarnya

Area dagu dan garis rahang merupakan area yang menunjukkan kondisi reproduksi dan stabilitas hormon seseorang. Jika mengalami jerawat membandel di area ini cukup lama, biasanya kamu mengalami stres berat hingga menyebabkan hormon dalam tubuh kacau atau siklus menstruasi yang berantakan. (Mar)

Baca juga:

Tip Mencegah dan Mengobati Jerawat di Kulit Kepala

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan