Lesehan, Kegiatan Menyenangkan Khas Orang Indonesia

annehsannehs - Sabtu, 09 Januari 2021
Lesehan, Kegiatan Menyenangkan Khas Orang Indonesia

Lesehan sendirian. (Foto MP/Shenna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA dilakukan di depan gang, depan kosan, pos hansip, restoran Sunda, atau di stasiun MRT, lesehan menjadi kegiatan khas orang Indonesia. Jika letih berjalan-jalan, atau hanya ingin nyantai di depan gang tanpa harus menjemput cewek, lesehan pun merupakan salah satu turunan atas budaya nongkrong yang melekat di Indonesia.

Mulai dari Kota Tua, Ancol, Bali, Anyer, dan berbagai tempat wisata di seluruh Indonesia, mungkin kamu akan familiar dengan penjual tikar atau jasa penyewaan tikar. Ya, mereka hadir untuk menyediakan alas duduk untuk memenuhi kebutuhan orang Indonesia yang hobi ngemper dan lesehan.

Lesehan di depan kosan. (Foto MP/Andrew Franco)
Lesehan di depan kosan. (Foto MP/Andrew Franco)

Biasanya kegiatan ini pun ditemani dengan segelas kopi, atau bahkan bekal dan nasi bungkus untuk mempererat tali persaudaraan.

Baca juga:

'First Timer' ke Bali Starter Pack

Meski melambangkan ke-santuy-an orang Indonesia, terkadang kegiatan ini dilakukan tidak pada tempatnya. Lesehan seringkali bentrok dengan berbagai aturan pemerintah, salah satunya lesehan di stasiun MRT yang bisa menganggu mobilitas para penumpang kereta.

Lesehan di stasiun MRT Jakarta. (Foto Kompasiana)
Lesehan di stasiun MRT Jakarta. (Foto Kompasiana)

Tidak hanya lesehan bersama teman atau keluarga, orang Indonesia pun sering lesehan sendirian, tanpa lupa ditemani dengan sebungkus rokok dan segelas kopi. Uniknya, biasa akan ada orang lain yang ikut bergabung. Mengingat orang Indonesia yang dikenal atas keramah-tamahannya, mereka pun akhirnya jadi berteman dan bercengkerama.

Lama-lama, spot lesehan tersebut berpotensi menjadi tempat tongkrongan. Papan catur pun mulai tersedia, sehingga makin banyak orang yang ikut lesehan untuk bermain catur sambil nongkrong bersama.

Sudahkah kamu lesehan hari ini? (FotoMP/Shenna)
Sudahkah kamu lesehan hari ini? (FotoMP/Shenna)

Bahkan, lesehan pun bisa menjadi spot foto untuk generasi Z yang hobi berbusana ala streetstyle. Jadi, kami para generasi muda pun akan tetap mengadaptasi budaya Indonesia yang kita cintai kapanpun dan dimanapun.

Lesehan menjadi sudut tongkorongan baru. (Foto MP/Shenna)
Lesehan menjadi sudut tongkorongan baru. (Foto MP/Shenna)

Darimana pun asalnya, rasanya orang Indonesia akan selalu membawa kebiasaan lesehan ini kemana-mana, terutama ketika berpergian. Walau sering dianggap 'kampungan', tetapi sebenarnya kegiatan ini memiliki makna yang baik, yaitu untuk mempererat tali silaturahmi dengan orang lain, asalkan dilakukan di tempat-tempat yang memadai.

Sebagai orang Indonesia yang juga menyukai lesehan, Penulis berharap agar pandemi COVID-19 bisa segera berakhir agar kegiatan menyenangkan ini bisa dilakukan lagi tanpa harus ketakutan. (SHN)

#Tradisi Unik #Tradisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Tradisi
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi ini khusus diperuntukkan bagi bayi yang sedang belajar berjalan. Doa yang dibacakan memohon perlindungan Allah dari gangguan gaib
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Proses memasak ini biasanya dilakukan secara bersama-sama oleh warga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Lifestyle
Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun
Festival Meriam Karbit merupakan salah satu tradisi khas masyarakat di Kalimantan Barat yang selalu meriah digelar menjelang dan saat perayaan Idulfitri.
Frengky Aruan - Minggu, 15 Maret 2026
Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun
Tradisi
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Tradisi Ngejot di Bali menjadi simbol toleransi antarumat beragama saat Ramadan. Warga berbagi makanan kepada tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Bagikan