Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 15 Maret 2026
Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun

Festival Meriam Karbit asal Kalimantan Barat. (Foto: dok/pontianakpost)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Festival Meriam Karbit merupakan salah satu tradisi khas masyarakat di Kalimantan Barat yang selalu meriah digelar menjelang dan saat perayaan Idulfitri.

Tradisi ini paling dikenal di Pontianak, kota yang berada tepat di garis khatulistiwa.

Dentuman meriam yang saling bersahutan di sepanjang tepian sungai menjadi penanda kegembiraan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani bulan Ramadan.

Meriam karbit sendiri dibuat dari batang kayu besar atau drum logam berukuran besar yang dimodifikasi menyerupai meriam. Di dalamnya dimasukkan karbit (kalsium karbida) yang dicampur dengan air sehingga menghasilkan gas asetilena.

Ketika gas tersebut disulut dengan api, akan muncul ledakan keras yang menghasilkan suara dentuman khas. Suara inilah yang menjadi daya tarik utama dalam festival tersebut.

Baca juga:

Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran

Dikutip dari berbagai sumber, tradisi meriam karbit diyakini telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Ada cerita yang menyebutkan bahwa dentuman meriam dahulu digunakan masyarakat untuk mengusir makhluk halus yang dipercaya berkeliaran di sekitar Sungai Kapuas.

Seiring waktu, kebiasaan tersebut berkembang menjadi perayaan budaya yang sarat makna kebersamaan.

Menjelang festival, warga biasanya bekerja sama membuat meriam karbit dalam ukuran besar. Proses pembuatannya dilakukan secara gotong royong oleh para pemuda dan masyarakat setempat.

Setelah selesai, meriam-meriam tersebut akan disusun berjajar di sepanjang tepian sungai, lalu dinyalakan secara bergantian sehingga menciptakan dentuman yang saling bersahutan.

Kini, Festival Meriam Karbit bukan hanya menjadi tradisi lokal, tetapi juga daya tarik wisata budaya di Pontianak. Setiap tahunnya, ribuan warga dan wisatawan datang untuk menyaksikan langsung kemeriahan suara meriam yang menggema di malam hari.

Selain menjadi hiburan, festival ini juga menjadi simbol kuat dari semangat kebersamaan dan warisan budaya masyarakat Kalimantan Barat yang terus dijaga dari generasi ke generasi. (far)

#Tradisi #Lebaran #Idul Fitri #Kalimantan Barat #Pontianak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Indonesia
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
MPR RI membatalkan final ulang LCC Empat Pilar Kalbar setelah SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas menolak. Josepha Alexandra diangkat sebagai Duta LCC MPR RI.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
MPR Langsung Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat yang Dianggap tak Adil
MPR menyatakan lomba cerdas cermat harus menjunjung sportivitas dan keadilan. MPR menyatakan dewan juri harusnya objektif.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
MPR Langsung Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat yang Dianggap tak Adil
Indonesia
Gubernur Pramono Puji Acara Keluarga Kalimantan Barat, Harapkan Sinergi dengan Pemprov DKI
Pramono membuka peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan IKKB, termasuk dukungan bagi pengembangan organisasi.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur Pramono Puji Acara Keluarga Kalimantan Barat, Harapkan Sinergi dengan Pemprov DKI
Bagikan