MerahPutih.com - Film dokumenter terbaru tentang reuni band legendaris Oasis resmi diumumkan dan akan hadir di layar lebar global mulai 11 September 2026 melalui format IMAX serta bioskop pilihan.
Proyek ini langsung disebut-sebut sebagai salah satu dokumenter musik terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Alasannya tak lain karena film tersebut menyoroti comeback bersejarah Liam Gallagher dan Noel Gallagher dalam tur reuni yang sangat dinantikan penggemar dunia.
Dokumenter ini diproduksi oleh Magna Studios dan Sony Music Vision, sebelum akhirnya diakuisisi oleh Disney untuk penayangan terbatas secara global.
Meski belum memiliki judul resmi, proyek ambisius ini digarap oleh Steven Knight, kreator serial Peaky Blinders sekaligus penulis sejumlah film James Bond.
Sementara kursi sutradara ditempati Dylan Southern dan Will Lovelace, duo sineas yang dikenal lewat dokumenter musik seperti Shut Up and Play the Hits dan Meet Me in the Bathroom.
Baca juga:
Film ini akan mengangkat perjalanan tur reuni bertajuk Oasis Live ’25 Tour yang disebut sebagai salah satu comeback paling bersejarah dalam dunia rock modern.
Tak hanya menampilkan konser-konser yang tiketnya ludes terjual di berbagai negara, dokumenter tersebut juga akan memberi akses eksklusif ke sesi latihan, suasana belakang panggung, hingga momen penampilan di atas panggung.
Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah hadirnya wawancara bersama pertama antara Liam dan Noel Gallagher dalam lebih dari 25 tahun. Momen tersebut diprediksi menjadi bagian paling emosional sekaligus paling ditunggu oleh para penggemar Oasis di seluruh dunia.
Lebih dari sekadar film konser, dokumenter ini juga menggali dampak emosional dan budaya dari musik Oasis, termasuk bagaimana lagu-lagu mereka membentuk pengalaman lintas generasi selama puluhan tahun.
Baca juga:
Tom Cruise Datang ke Konser Oasis, 1 Dekade setelah Diejek Band Tersebut
Dalam pernyataannya, Steven Knight menyebut proyek tersebut sebagai potret yang menangkap “semangat dan emosi dari momen budaya global”, sekaligus kisah tentang hubungan dua saudara dan pengaruh musik mereka terhadap jutaan penggemar.
Ia juga menegaskan bahwa film ini ingin menunjukkan bagaimana musik mampu menyatukan banyak orang di tengah dunia yang penuh perbedaan.
Dokumenter ini merupakan kolaborasi antara Magna Studios dan Sony Music Vision dengan dukungan Sony Music Entertainment UK, serta diproduseri oleh Sam Bridger dan Guy Heeley. (Tka)