Layanan Transportasi Jemaah Beroperasi 24 Jam, Saat Puncak 452 Unit Bus Dikerahkan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Layanan Transportasi Jemaah Beroperasi 24 Jam, Saat Puncak 452 Unit Bus Dikerahkan

Potret bus yang akan digunakan sebagai armada bus Shalawat. ANTARA/HO-MCH 2026/Wibi Pangestu Pratama

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hingga Minggu, (26/4) malam, sebanyak 30.611 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, tercatat 6.172 jemaah lanjut usia yang ikut dalam rombongan kedatangan, tersebar dalam 78 kelompok terbang atau kloter.

Layanan transportasi bus Shalawat bagi jemaah calon haji Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi, dipastikan siap beroperasi penuh selama 24 jam untuk mengantar jamaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya secara gratis.

Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan untuk memberikan layanan transportasi bagi jamaah tanpa memandang jarak tempat menginap.

"Secara aturan, jamaah yang tinggal dengan jarak minimal 2.000 meter wajib diberikan transportasi. Namun, Indonesia memberikan layanan untuk jamaah tanpa melihat jarak,” ujar Kepala Bidang Transportasi Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi Syarif Rahman.

Baca juga:

6 Ribu Calon Haji Lansia Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kebutuhan Pampers Melonjak

Pada musim haji tahun ini, layanan transportasi ditangani oleh enam perusahaan armada bus yang tersebar di lima wilayah utama, yakni Misfalah, Jarwal, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.

Adapun rute menuju Masjidil Haram dibagi melalui tiga terminal utama. Terminal Ajyad melayani wilayah Misfalah, Terminal Jabal Kabah melayani wilayah Jarwal dan Aziziyah, Terminal Syib Amir melayani wilayah Syisyah dan Raudhah.

Untuk memudahkan mobilitas, setiap bus dilengkapi stiker rute dengan kode warna dan nomor tertentu. Sebanyak 21 rute telah disiapkan, dan jamaah dibekali kartu rute sebagai panduan sejak tiba di hotel.

Jumlah armada pada masa puncak akan mencapai 452 unit bus dengan usia operasional maksimal lima tahun. Layanan ini beroperasi nonstop dengan waktu tunggu rata-rata 15 hingga 20 menit.

Selaras dengan tagline Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, pemerintah juga menyiapkan 52 unit bus khusus bertipe lower deck untuk memudahkan pengguna kursi roda.

Namun, penggunaan bus khusus tersebut akan disesuaikan dengan permintaan di lapangan karena kapasitasnya yang terbatas.

Syarif menambahkan, seluruh layanan bus Shalawat tersebut tidak dipungut biaya. Jamaah diimbau untuk tidak memberikan tip kepada pengemudi dalam bentuk apapun.

“"Kami imbau jamaah dan keluarga di tanah air, tidak perlu memberi tip. Sopir sudah dibayar oleh perusahaan, dan ini bagian dari layanan resmi," ujar Syarif.

Layanan bus Shalawat akan beroperasi sejak kedatangan kloter pertama ke Makkah hingga 6 Zulhijjah, kemudian dihentikan sementara menjelang puncak Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Layanan akan kembali aktif pada 14 Zulhijjah hingga kepulangan kloter terakhir ke tanah air.

#Haji 2026 #Jemaah Haji #Ibadah Haji
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kini Banyak Pilihan, Penerbangan Umrah Terminal 2F Soekarno-Hatta Bertambah 4 Maskapai
Selama periode 1–31 Juli 2026, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah melayani 89.656 penumpang jemaah umroh untuk keberangkatan maupun kedatangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Kini Banyak Pilihan, Penerbangan Umrah Terminal 2F Soekarno-Hatta Bertambah 4 Maskapai
Indonesia
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Demi meringankan beban calon jemaah haji dalam membayar BPIH.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Indonesia
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Pemerintah telah memangkas dan menyamaratakan masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler, dari semula rata-rata 40 tahun menjadi rata-rata 26 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Indonesia
Besok Batas Terakhir, DPR Ingatkan Menhaj Segera Setor Bukti DP Haji 2027 ke Arab Saudi
Komisi VIII DPR RI mendesak Kemenhaj segera setor bukti DP haji 2027 Rp4 triliun ke e-wallet Pemerintah Arab Saudi. DPR khawatir dana umat bermasalah jika dokumen tidak lengkap.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Besok Batas Terakhir, DPR Ingatkan Menhaj Segera Setor Bukti DP Haji 2027 ke Arab Saudi
Indonesia
Masa Tinggal Jemaah Haji Bakal Dipersingkat, Arab Saudi Berikan Tambahan Slot Penerbangan
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah haji dengan menyediakan berbagai kemudahan selama berada di Tanah Suci
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Masa Tinggal Jemaah Haji Bakal Dipersingkat, Arab Saudi Berikan Tambahan Slot Penerbangan
Indonesia
Hanya Jadikan Lahan Bisnis, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Bakal Ditertbkan
Setiap lembaga harus menjalankan fungsi sesuai ketentuan. KBIHU, misalnya, harus berperan sebagai lembaga pembimbing ibadah, bukan menjalankan aktivitas bisnis yang menyimpang dari tugasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Hanya Jadikan Lahan Bisnis, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Bakal Ditertbkan
Indonesia
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Kenaikan sejumlah komponen biaya di Indonesia maupun Arab Saudi menjadi faktor utama yang berpotensi mendorong naiknya ongkos penyelenggaraan ibadah haji.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Indonesia
DPR: Pengetatan Syarat Kesehatan Haji 2027 Jangan Hanya di Atas Kertas
DPR mendukung program manasik kesehatan haji 2027, namun mengingatkan agar tidak sekadar formalitas. Program harus komprehensif untuk menekan angka kedaruratan medis dan kematian jemaah.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
DPR: Pengetatan Syarat Kesehatan Haji 2027 Jangan Hanya di Atas Kertas
Indonesia
Keluhan Tenda dan Toilet Haji Kotor, Solusi Kemenhaj Bikin Tim Khusus Petugas Daker Baru di 2027
Kemenhaj akan membentuk tim khusus Daker Armuzna di Arafah, Muzdalifah, dan Mina mulai musim haji 2027. Langkah ini diambil untuk meningkatkan pelayanan dan mengatasi keluhan jamaah terkait tenda dan toilet.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Keluhan Tenda dan Toilet Haji Kotor, Solusi Kemenhaj Bikin Tim Khusus Petugas Daker Baru di 2027
Indonesia
Operasional Jemaah Haji 2026 Rampung, Menhaj RI Catat Sejumlah Kekurangan
Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan pendampingan hingga seluruh jemaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Operasional Jemaah Haji 2026 Rampung, Menhaj RI Catat Sejumlah Kekurangan
Bagikan