Layanan Ortopedi Eksekutif kini Tersedia di RSUP Fatmawati

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 02 Februari 2024
Layanan Ortopedi Eksekutif kini Tersedia di RSUP Fatmawati

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) meresmikan Fatmawati Orthopaedic Center. (ANTARA/Sean Muhamad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Layanan kesehatan ortopedi kini semakin praktis dan kompeten. Fatmawati Orthopaedic Center sebagai layanan ortopedi eksekutif lengkap yang terintegerasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta, hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meresmikan layanan kesehatan ini, Jumat (2/2).

Baca Juga:

Jumlah Pasien COVID-19 di RSUP Fatmawati Turun Signifikan

"Kita harus punya wing eksekutif supaya pasien-pasien yang bisa berbayar itu datang ke sini, Rumah Sakit Vertikal. Dan malam juga bisa terbuka dan mereka bayar sama seperti di rumah sakit swasta," ujar Menkes Budi Gunadi saat peresmian.

Tujuan diresmikan layanan eksekutif ini, sambung Budi, ialah untuk meningkatkan derajat para tenaga kesehatan. Selain itu, Fatmawati Orthopaedic Center membantu pembiayaan pengobatan masyarakat yang ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Justru kita jadi rumah sakit yang sangat sosialis, karena uang yang nanti kita dapatkan, saya enggak ambil untung. Kalau di rumah sakit swasta, jelas ambil untung," ujar Menkes.

Baca Juga:

Wagub DKI: BOR RS Rujukan COVID-19 di Bawah 50 Persen

"Selama ini kita rugi, jadi kita hanya bisa cover terbatas jumlahnya. Justru dengan kita mendatangkan pasien-pasien eksekutif yang bisa bayar mahal ke rumah sakit vertikal, kita layani dengan baik, dokter-dokternya juga terbaik yang sama dengan swasta. Keuntungannya kita bisa pakai untuk subsidi masyarakat-masyarakat kita yang penyakitnya parah," ucapnya.

Menkes Budi Gunadi menilai Fatmawati Orthopaedic Center bisa menjadi pionir unit usaha milik Rumah Sakit Vertikal. Di masa depan, layanan ini juga diharapakan dapat direplikasi di sejumlah Rumah Sakit Vertikal lainnya.

Dalam kesempatan yang sama Plt. Direktur RSUP Fatmawati dr Mohammad Syahril mengatakan peningkatan Fatmawati Orthopaedic Center meliputi layanan rawat jalan, rawat inap, dan bedah eksekutif.

Ia menjelaskan fasilitas baru tersebut berada di gedung yang sudah tersedia. Gedung tersebut juga sudah direnovasi demi meningkatkan mutu layanan. (ikh)

Baca Juga:

RSUD Slamet Martodirdjo Jatim Siapkan Ruangan Khusus Kejiwaan Buat Caleg Kalah Pileg

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan