Kesehatan

Latihan Epley Bisa Jadi Pengobatan Natural Vertigo

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 02 November 2024
Latihan Epley Bisa Jadi Pengobatan Natural Vertigo

Pengobatan natural untuk vertigo. (foto: unsplash/jan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – PERNAHKAH kamu merasakan sensasi pusing seakan berjalan di tengah gempa bumi, atau sampai merasa seperti objek-objek di sekitar berputar-putar? Jika pernah, kamu bisa jadi mengalami vertigo.

Seperti dirambkum dari berbagai sumber, vertigo adalah kondisi yang ditandai perasaan berputar atau tidak seimbang, meskipun seseorang sedang diam. Ini sering kali disebabkan masalah pada telinga bagian dalam, otak, atau sistem saraf. Vertigo dapat disertai gejala lain seperti mual, muntah, dan berkeringat.


Cara Pengobatan Natural


Meskipun pengobatan medis sering diperlukan untuk vertigo yang parah, ada beberapa pendekatan natural yang dapat membantu mengurangi gejala vertigo, seperti:


1. Latihan Epley

Latihan ini dirancang untuk membantu memindahkan partikel kecil di telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo. Latihan ini melibatkan serangkaian gerakan kepala dan tubuh yang dapat dilakukan di rumah. Sebaiknya lakukan di bawah bimbingan ahli terapi fisik atau dokter

2. Jahe


Jahe dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan mual yang sering menyertai vertigo. Anda dapat mengonsumsi jahe dalam bentuk teh, kapsul, atau permen jahe.

Baca juga:

Segera Temui Dokter, Ini 5 Tanda Kamu Memiliki Vertigo


3. Minum Air yang Cukup


Dehidrasi dapat memperburuk gejala vertigo. Pastikan untuk menjaga asupan cairan yang cukup, terutama air.


4. Akupunktur


Beberapa orang menemukan bahwa akupunktur dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas serangan vertigo. Teknik ini melibatkan penempatan jarum halus di titik-titik tertentu pada tubuh untuk merangsang aliran energi.


5. Pola Makan Sehat


Mengonsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi dapat membantu menjaga kesehatan telinga dan sistem saraf. Perbanyak konsumsi buah, sayur, dan makanan yang kaya omega-3 seperti ikan.


6. Hindari Pemicu


Identifikasi dan hindari pemicu yang dapat menyebabkan serangan vertigo, seperti stres, konsumsi alkohol, dan kafein.


7. Relaksasi dan Meditasi


Teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga, dapat membantu mengurangi stres yang mungkin memperburuk gejala vertigo.(far)




Baca juga:

Efek Risiko dari Penyakit Vertigo

#Kesehatan #Vertigo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan