Kesehatan

Langkah Serius Menghindari si Pencuri Waktu Bernama 'Netflix'

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 24 September 2020
Langkah Serius Menghindari si Pencuri Waktu Bernama 'Netflix'

Netflix bisa mencuri waktu istirahatmu. (foto: pixabay/mohamed_hasan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING merasa kehabisan waktu atau enggak cukup waktu 24 jam dalam sehari? Jika iya, berarti kamu punya masalah dengan 'pencuri waktu'. Apaan sih itu?

Jadi gini, pencuri waktu membuat kamu teralihkan dari jadwal harian kamu. Dalam level yang parah, pencuri waktu bahkan bisa menyita lebih banyak waktumu ketimbang pekerjaan. Wujud si pencuri waktu ini beragam, mulai dari media sosial hingga layanan streaming seperti Netflix.

BACA JUGA:

Cara Buat Playlist Spotify dengan Tampilan ala Struk Belanja yang Lagi Hits di Instagram

Ngaku deh, dalam sehari, kamu pasti pernah terlena scrolling feed Instagram, padahal ada deadline kewajiban yang harus ditunaikan. Ujung-ujungnya, kamu akan ngebut di menit-menit akhir. Panik ke sana kemari. Cerita klasik lain tentang di 'pencuri waktu' ini ialah kisah kamu dan Netflix.

Streaming Netflix untuk docu-series, K-drama, atau serial barat memang bisa melenakan. Bikin asyik banget. Saking asyiknya, Netflix bisa 'mencuri' waktumu. Termasuk waktu istirahat di malam hari. "Terakhir deh, satu episode lagi tidur." Alasan klasik yang pasti jadi mantra pencinta Netflix.

Endingnya sudah pasti bisa ditebak deh. Kamu pergi tidur subuh lalu harus tetap beraktivitas pagi-pagi banget. Nyesel sih, tapi gimana lagi ya, sudah kepalang basah kan ya. Sekali dua kali sih masih bisa dihadapi tuh ngantuk akibat nonton sampai pagi. Namun, ketika sudah terjadi rutin, apalagi setiap hari, rasanya badan dan mata mau menyerah enggak sih?

Jangan putus asa dan ikut arus streaming sampai pagi dulu. Ada kok langkah untuk tetap bisa streaming tanpa waktumu 'dicuri' si Netflix.

1. Sadar Diri, Situs Streaming tak Salah

netflix
Bukan layanan streaming yang bikin candu. (Foto: unsplash @cardmapr)

Kesadaran diri penting. "Kayaknya Netflix bikin kecanduan deh." Begitu pikirmu. Bukan. Bukan Netflix-nya yang bikin kamu kecanduan sampe rela bergadang demi nonton film. Bisa jadi malah kamu terlalu bosan atau kamu kurang kuat mengendalikan diri.

Sebentar sebentar cek ponsel, scroll IG, cek aplikasi chatting, padahal enggak ada yang chat. Coba deh sekali-kali saat bosan, pakai waktu luang itu buat refleksi diri sendiri dan coba jadi orang yang lebih baik. Gimana? Berat ya? Coba aja dulu kali.

2. Bergaul, Jangan Ansos

people
Banyakin bergaul. (Foto: unsplash @priscilladupreez)

Jumat malam, kamu malah berjam-jam streaming film di rumah. Sendirian. Wajarlah kalau jomlonya akut.

Keluar rumah deh. Bergaul. Kalau cari pacar terlalu susah, ajak teman nongkrong aja.

Ingat, kamu itu makhluk sosial yang butuh bersosialisasi dengan orang lain. Mending keluar bareng teman, bangun hubungan yang lebih erat dengan teman-temanmu, buat kenangan baru. Masak kenangan yang kamu punya cuma tentang zombie di film Kingdom? Duh.

Siapa tahu nih, makin sering bergaul, kamu yang tadinya single bisa punya pacar baru. Cihuy kan?

3. Pasang Alarm atau Pakai Aplikasi

alarm
Pasang alarm, jangan kelamaan. (Foto: unsplash @malvestida)

Kontrol diri kamu kurang? Pakai alat bantu. Kalau mau komit berusaha enggak kelamaan nonton Netflix, kamu bisa banget coba pasang alarm misal untuk 2 atau 3 jam. Kalau alarm bunyi, setop seketika itu juga.

Biarpun pakai alarm, bukan berart bisa pasang alarm untuk 5 jam juga kali. Itu mah sama saja bohong.

Situs Medium ngasi saran jitu untuk kamu yang lemah niat dan enggak mempan alarm: pakai aplikasi. Aplikasi StayFocused bisa membantu kamu. Aplikasi ini adalah ekstensi Chrome yang sempurna untuk menentukan dosis konsumsi video karena mereka bantu membatasi jumlah menit yang dihabiskan di situs tertentu per hari.

Setelah menginstal aplikasi ini, kamu bisa mengatur waktu maksimum yang diizinkan untuk menggunakan Netflix. Misalnya, dua episode dari sebuah serial. Kemudian, di bawah kategori 'Situs yang Diblokir' ketik 'Netflix.com' dan klik 'Tambahkan'. Simpel.

4. Olahraga Intens

olahraga
Dobel manfaat olahraga. (Foto:unsplash @diegonacho)

Biar streaming enggak mencuri waktu istirahat kamu di malam hari, ganti jadwal nonton dengan olahraga intens. Olahraga bikin kamu jadi lebih sehat, badan lebih fit, dan membuat tubuh kamu gampang tidur. Kaegiatan fisik bisa bantu menyelesaikan masalah insomnia. Jadi pasti ampuh lah untuk nyelesain masalah kamu yang keras kepala enggak mau tidur walau ngantuk demi streaming.

Olahraga intens kayak gimana tuh? Jangan malas, dunia yang serbadigital ini menyediakan banyak tutorial di Youtube yang bisa nunjukkin kamu jenis-jenis olahraga yang intens.


5. Hilangkan Masalahnya

netflix
Hapus saja deh aplikasi Netflixnya. (unsplash @glenncartenspeters)

Masih bandel juga bablas streaming Netflix walau sudah melakukan segala cara? Saatnya ambil langkah drastis: hilangkan biang keroknya.

Hapus aplikasi Netflix di gadgetmu dan berhenti berlangganan. Nonton di TV? Minta tolong teman atau keluargamu untuk menyembunyikan remote TV-mu.

Namun, dalam beberapa hari, kamu pasti akan nyesek karena benar-benar berhenti streaming Netflix. Jika sudah begini, pilihan sebenanrnya ada di tanganmu.

Jika ingin tetap streaming, ya belajarlah tingkatkan self-control kamu. Mending tetap bisa streaming Netflix tapi secukupnya, atau benar-benar setop nonton?

Cuma nih ya, enggak nonton streaming sama sekali juga biasa saja sih. Malah hemat listrik, hemat duit. Gimana nih, apa pilihanmu?(Lev)

BACA JUGA:

TikTok Batasi Iklan Aplikasi dan Suplemen Diet

#September Steptember #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan