Langkah Mulus Suharyanto Mantan Sekretaris Militer Jokowi Jadi Kepala BNPB

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 November 2021
Langkah Mulus Suharyanto Mantan Sekretaris Militer Jokowi Jadi Kepala BNPB

Mayjen TNI Suharyanto saat dilantik sebagai Kepala BNPB oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021), yang ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden. Rangga Pandu Asm

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Belum genap setengah tahun Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito menempati jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ke-4, kini harus diganti oleh juniornya Suharyanto.

Suharyanto lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 8 September 1967, merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989. Ia pernah mengisi berbagai jabatan dari tingkat rendah sebagai komandan pleton (Danton), komandan kompi (Danki) Pasi Yonif Linud 612/Modang, Guru Militer Pusat Kesenjataan Infanteri (Gumil Pussenif), sampai Perwira Pembantu Madya (Pabandya) Ops Sopsdam V/Brawijaya pada tahun 2003-2004.

Baca Juga:

Hanya Jabat 173 Hari, Kepala BNPB Ganip Diganti Mantan Sekretaris Militer Jokowi

Lulusan terbaik dari Sesko TNI 2013 ini, pernah juga ditunjuk sebagai Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Utama Badan Intelijen Negara (Karopeg Settama BIN) selama satu tahun pada 2016-2017, sebelum memperoleh amanah menjadi Dir Kontra Separatisme Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN pada tahun 2017-2018.

Tahun 2018, Suharyanto yang saat itu berpangkat Brigadir Jenderal TNI dipercaya menjadi Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) Jaya. Suharyanto mengemban tanggung jawab Kasdam Jaya hanya satu tahun, sebelum dilantik jadi Sekretaris Militer Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Sesmilpres Kemensetneg RI) pada 6 September 2019, menggantikan Marsekal Madya TNI (Purn.) Trisno Hendradi.

Dalam rentang satu tahun lebih satu bulan, pada 21 Oktober 2020, Suharyanto ditunjuk menjadi Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, menggantikan Mayor Jenderal TNI (Purn.) Widodo Iryansyah. Kini, Suharyanto diangkat dan dilantik menjadi Kepala BNPB ke-5.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 140/P Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebagaimana dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Presiden ketika pengambilan sumpah jabatan Kepala BNPB diikuti oleh Suharyanto.

Suharyanto menghadapi berbagai persoalan bencana di tanah air. Saat ini, Kalimantan Barat tengah dilanda banjir yang sudah lebih dari 2 pekan. Lalu, adanya prediksi gelombang ketiga COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Kepala BNPB Temukan Kerusakan Alam Faktor Pemicu Banjir di Kalimantan Barat

#KSAD #Panglima TNI #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Punya Utang Rp 37,07 miliar, Jumlah Harta Jenderal Maruli Rp 81,12 Miliar
Aset berupa tanah terluas yang dimilikinya berada di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dengan luas 2.970 meter persegi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Punya Utang Rp 37,07 miliar, Jumlah Harta Jenderal Maruli Rp 81,12 Miliar
Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Indonesia
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Bagikan