Lakukan PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 22 Juni 2022
Lakukan PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawan

Mantan karyawan tuding Tesla langgar peraturan federal. (Foto: Tesla)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MANTAN karyawan Tesla mengajukan gugatan terhadap perusahaan tersebut karena mengklaim telah mem-PHK lebih dari 500 pekerja. Pabrik raksasa di Nevada itu beberapa waktu lalu tanpa pemberitahuan setidaknya 60 hari sebelumnya dan dianggap telah melanggar undang-undang federal.

"Tesla baru saja memberi tahu karyawan bahwa pemutusan hubungan kerja mereka akan segera berlaku," kata pengaduan itu.

Mereka mencari status class action atas nama karyawan Tesla AS yang diberhentikan pada bulan Mei atau Juni tanpa pemberitahuan sebelumnya seperti yang dilaporkan Engadget, Selasa (21/6).

US WARN Act mewajibkan perusahaan memberi pemberitahuan setidaknya 60 hari sebelum PHK massal, dalam keadaan tertentu. Idenya adalah untuk memberi karyawan cukup waktu untuk mencari pekerjaan lain atau melatih kembali atau menentukan pilihan karir selanjutnya.

Baca juga:

Rilis di Indonesia, Harga Tesla Model Y Dibanderol Rp 2 miliar

Peraturan federal mengharuskan perusahaan memberi kabar kepada karyawan 60 hari sebelumnya. (Foto: Unsplash/ThisisEngineering RAEng)

Salah satu pekerja yang mengajukan gugatan, John Lynch, mengatakan dia diberitahu pada 10 Juni bahwa dia telah diberhentikan dengan segera.

"Tesla mulai memberhentikan orang dengan mengabaikan ketentuan dari WARN," kata pengacara Shannon Liss-Riordan (yang mewakili para pekerja). Dia menambahkan bahwa Tesla hanya menawarkan satu minggu uang pesangon kepada beberapa karyawan.

Menyusul berita gugatan itu, Musk mengatakan kepada CNBC dalam sebuah surel bahwa Tesla akan mengurangi jumlah pegawai yang digaji sebesar 10 persen sambil meningkatkan tenaga kerja per jamnya.

Baca juga:

PUBG dan Tesla Berkolaborasi, Gamer Boleh Rakit Model Y

Sebanyak 3,5 persen pekerja Tesla di-PHK secara massal. (Foto: Unsplash/Rafael Juárez)

Adapun pekerja Tesla yang mendapatkan gaji berjumlah sekitar dua pertiga dari karyawan Tesla. Sehingga PHK akan mempengaruhi sekitar 3,5 persen pekerja secara total.

"Setahun dari sekarang, saya pikir jumlah karyawan kita akan lebih tinggi baik dalam gaji maupun per jam," tambah Musk.

Awal bulan ini (Juni), Musk mengisyaratkan bahwa kabar kehilangan pekerjaan bagi karyawan Tesla akan diterima, setelah dia dilaporkan memberitahu eksekutif Tesla tentang rencana untuk memotong tenaga kerja sebesar 10 persen.

Baca juga:

Tesla Gugat Mantan Insinyurnya dengan Dugaan Pencurian Data Rahasia

Elon Musk tak tanggapi serius berita gugatan mantan karyawan Tesla. (Foto: Instagram/(@elonmuskk)

Musk mengatakan dia memiliki 'perasaan yang sangat buruk' tentang ekonomi. Ribuan pekerja Tesla dilaporkan telah di-PHK di AS baru-baru ini dan banyak yang menderita oleh 'dampak ekonomi yang menghancurkan' menurut gugatan itu.

Namun, Musk mengatakan bahwa gugatan itu tidak penting. "Itu adalah gugatan kecil dengan konsekuensi kecil. Apa pun yang berhubungan dengan Tesla menjadi berita utama, apakah itu kecelakaan sepeda atau sesuatu yang jauh lebih serius," katanya. (waf)

Baca juga:

Tesla Roadster, Melesat dari 0-100 Hanya dalam 1,9 Detik

#Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Lifestyle
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Federal Oil menggelar acara Sowan Nyaman, yang diikuti puluhan pengendara dan komunitas motor matic besar.
Soffi Amira - Sabtu, 06 Desember 2025
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Berita Foto
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Pengunjung melihat Mobil BAIC BJ30 dalam ajang pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/11/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 November 2025
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Fun
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Daftar mobil listrik dan motor ini bisa dicoba langsung di area test drive GJAW 2025. Berikut adalah merek kendaraannya.
Soffi Amira - Sabtu, 29 November 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Fun
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Mengusung filosofi Travel+, JETOUR T2 menawarkan ruang, kenyamanan, dan gaya untuk para urban adventurer di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Fun
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
GJAW 2025 menghadirkan Indoor EV Test Drive pertama di ICE BSD. Pengunjung dapat mencoba berbagai mobil listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
Bagikan