K-Pop

Lagu Baru Suga BTS Tuai Kontroversi, Big Hit Entertainment Minta Maaf

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2020
Lagu Baru Suga BTS Tuai Kontroversi, Big Hit Entertainment Minta Maaf

Big Hit Entertainment rilis permintaan maaf untuk lagu baru Suga (Foto Big Hit Entertainment & Biography)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAGU What Do you Think dari Suga BTS memantik kontroversi beberapa hari belakangan. Lagu itu merupakan track ketiga dalam mixtape keduanya, D-2, yang baru saja dirilis pada 22 Mei. Lead rapper BTS itu memang acap membuat lagu dengan lirik yang kontroversial. Namun, kali ini warganet tidak tinggal diam dan mengkritik kelancangan Suga.

Seperti dikutip laman AllKpop, masalah ini dimulai setelah Suga melakukan siaran live pada 29 Mei untuk membahas setiap lagu dalam mixtape terbarunya itu. Setelah acara itu, kritik mulai berdatangan. Di awal lagu What Do You Think?, Suga memasukkan sampel pengenalan dalam bahasa Inggris yang berbunyi, 'though you are dead, yet you shall live, and he that liveth and believeth shall never die. Faithful workers coming in night after night, giving me their heart, giving me the spirit of socialism'.

BACA JUGA: Warner Bros Dapat Hak Lanjut Syuting di Inggris

Di sinilah sumber masalahnya. Kata-kata itu ternyata merupakan penggalan pidato Jim Jones, pemimpin sekte Amerika yang kontroversial. Jones sendiri ialah seorang figur yang bertanggung jawab terhadap peristiwa bunuh diri massal yang dikenal sebagai Jonestown Massacre pada November 1978. Tragedi itu menewaskan lebih dari 900 orang. Sebanyak 200 di antaranya ialah anak kecil.

Warganet langsung mengkritik Suga dan menganggap bahwa secara tidak langsung, dengan memasukkan penggalan kutipan tersebut, Suga malah mendukung seorang tokoh yang punya sejarah buruk. Banyak warganet yang berkomentar bahwa Suga tidak melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum memasukkan sampel dari pidato Jim Jones.

Jamestown masacre
Sejarah kelam Jonestown Massacre.(Foto NY Daily News)

Padahal, seperti dikutip AllKpop, Suga tidak menggunakan sampel tersebut untuk membicarakan tentang isu yang dibuat Jones. Ia membicarakan kerja kerasnya, kekayaannya, dan mental 'tidak pedulinya'. Selain itu, lagu What Do You Think ditujukan Suga untuk menyampaikan sindiran kepada haters-nya. Jadi sebenarnya tidak dimaksudkan untuk berhubungan dengan kaum minoritas, bunuh diri, pembunuhan, rasialisme, maupun tentang Jones yang antiorang Korea.

big hit entertainment
Pernyataan Big Hit Entertainment terkait lagu baru Suga. (Foto Big Hit Entertainment)

Saat menanggapi masalah tersebut, agensi pria yang memiliki nama asli Min Yoongi itu langsung angkat bicara mengenai kasus yang menimpa artis mereka. Menurut Big Hit Entertainment, mereka tidak sadar dengan sampel yang digunakan Suga. Produser yang mengerjakan lagunya pun tidak mengetahui siapa yang mengatakan kutipan tersebut. Menurut mereka, kutipan itu hanya dipilih karena dirasa cocok dengan suasana dalam lagu What Do You Think?.

big hit entertainment
Big Hit memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tersakiti. (Foto Big Hit Entertainment)

"Kami memohon maaf kepada semua pihak yang tersakiti atau merasa tidak nyaman karena hal ini. Setelah mengetahui masalahnya, kami langsung menghapus bagian tersebut dan akan menerbitkan kembali lagu yang sudah direvisi," ujar mereka dalam sebuah pernyataan.


Mereka juga mengakui bahwa mereka kurang memahami situasi sejarah dan sosial dalam sampel itu. Suga sendiri juga merasa malu dan merasa sangat bertanggungjawab terhadap masalah ini. Di akhir pernyataan, Big Hit Entertainment berjanji akan belajar dari situasi ini dan di masa depan akan melihat lebih detail terhadap semua proses produksi.

Penggunaan sampel merupakan suatu teknik yang lumrah terjadi dalam dunia rap. Biasanya rapper mengunakan sampel dari seseorang yang mereka setuju atau tidak setuju dan menaruhnya dalam lagu. Apalagi jika sampel yang dipakai berkaitan dengan lagu atau genrenya. Jadi pemakaian sampel yang dilakukan Suga sebenarnya wajar saja. Sayangnya, sampel yang diselipkan dalam lagunya itu berasal dari seseorang yang sangat kontroversial.(sam)

BACA JUGA: BTS Pecahkan Rekor Baru

#BTS #Suga BTS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Manajer Hotel Tipu Penggemar BTS, Bujuk Batalkan Pemesanan lalu Jual kembali Kamar dengan Harga 7 Kali Lipat
Manajer hotel penipu diserhakan ke pihak kejaksaan untuk pemeriksaan.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Manajer Hotel Tipu Penggemar BTS, Bujuk Batalkan Pemesanan lalu Jual kembali Kamar dengan Harga 7 Kali Lipat
ShowBiz
Kabar Baik untuk ARMY! Konser BTS Jakarta 29 Desember Disiapkan Tayang di Bioskop
Konser BTS World Tour ‘ARIRANG’ di Jakarta pada 29 Desember 2026 direncanakan tayang melalui live viewing di sejumlah bioskop. Simak informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kabar Baik untuk ARMY! Konser BTS Jakarta 29 Desember Disiapkan Tayang di Bioskop
ShowBiz
Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
Tidak ada artis HYBE, YG Entertainment, JYP Entertainment, atau SM Entertainment yang mengajukan lagu untuk kategori Best Asian Pop Music Performance.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
ShowBiz
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
Billboard sebelumnya sempat menyebut Stray Kids sebagai salah satu kandidat kuat untuk kategori baru 'Best Asian Pop Music Performance'.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
HYBE CINE FEST 2026 mewakili upaya paling agresif perusahaan untuk mengubah layar bioskop menjadi ruang berkumpul yang interaktif dan komunal.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
ShowBiz
BTS Bawa Seni Korea Lintas Abad lewat dalam Merchandise Baru 'ARIRANG'
Koleksi ini menandai seri DALMAJUNG keempat sekaligus kolaborasi kedua antara HYBE dan Yayasan Museum Nasional Korea.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 BTS Bawa Seni Korea Lintas Abad lewat dalam Merchandise Baru 'ARIRANG'
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
ShowBiz
BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Tur tersebut diperkirakan telah menarik sekitar 1,92 juta penggemar di seluruh benua Amerika Utara.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
  BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Bagikan