Kue Keranjang, Si Manis Legit Pengundang Kemakmuran dan Keberuntungan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Januari 2025
Kue Keranjang, Si Manis Legit Pengundang Kemakmuran dan Keberuntungan

Kerap hadir setiap perayaan Imlek, Kue Keranjang dipercaya sebagai sumber kemakmuran. (Foto: Arashi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Makanan merupakan simbol kemeriahan hingga keberlimpahan saat perayaan Imlek. Seperti halnya makanan nian gao atau lazim disebut kue keranjang yang sarat dengan makna.

Kue keranjang merupakan salah satu jananan utentik dan khas yang ada di perayaan Imlek. Ia biasanya hadir tersusun memunjak dan dibuat dengan ukuran besar-besar.

Kue keranjang sekilas tampak seperti gula merah. Hanya ketika dipotong teksturnya sangat lembut dan sangat padat, bercita rasa manis legit. Berbeda dengan gula merah yang teksturnya lebih padat.

Tekstur kue keranjang jadi lebih lembut karena kue ini dibuat dengan menggunakan tepung beras ketan, tepung tapioka, dan garam,dan gula.

Baca juga:

50 Ucapan Imlek 2025 untuk Keluarga, Teman, dan Rekan Kerja di Tahun Ular Kayu

Cara membuat kue kerangjang sebetulnya mudah, tapi memang diakui cukup menghabiskan banyak waktu, selama 180 menit.

Adapun tahapan membuat kue kerajang bisa dimulai dengan memasak 200 gram gula pasir dalam panci hingga sampai berwarna cokelat tua alias karamel.

Tambahkan air, aduk hingga karamel larut. Matikan api. Lalu tambahkan lagi dengan gula pasir yang ada dimasukan dalam larutan karamel.

Siapkan tepung beras ketan, tepung tapioka, dan garam, aduk rata. Tuang larutan karamel sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.

Jika bahan sudah tercampur rata, barulah dimasukan ke dalam cetakan. Kukus selama 2-2,5 jam hingga adonan matang. Jika sudah matang, kue keranjang siap disajikan.

Baca juga:

Mengenal Makna Dalam Tradisi Imlek 'Yu Sheng'

Penyajian kue keranjang ini pun tak sembarang. Ada kebiasaan budaya memaknai keberadaan kue keranjang.

Saat Imlek, kebiasan masyarakat Tionghoa menata kue dengan posisi bertumpuk. Bentuk itu dimaknai sebagai keberuntungan pada gaji dan posisi yang lebih tinggi.

Bentuknya yang besar digambarkan sebagai pundi-pundi emas yang artinya sebagai kekeyaan. Semakin bertumpuk kue keranjang makin bertumpuk pula sumber kekayaan.

Rasa manis dalam kue keranjang diartikan suka cita, kegembiraan, dan rasa bahagia. (Tka)

#Imlek #Makanan Khas Imlek #Kue Keranjang #Imlek 2025
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
 Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Tradisi
Menelusuri Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Di Indonesia Cap Go Meh menjadi seremonial besar-besaran yang dirayakan bersama-sama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Februari 2025
Menelusuri Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Berita Foto
Atraksi Barongsai Semarakkan Perayaan Tahun Baru Imlek 2025 di Jakarta
Antusias pengunjung menyaksikan atraksi Barongsai Worldclass untuk meriahkan perayaan tahun baru Imlek 2025 di Atrium Utama Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, Jum'at (31/1/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 31 Januari 2025
Atraksi Barongsai Semarakkan Perayaan Tahun Baru Imlek 2025 di Jakarta
Berita Foto
Keindahan Lampion Khas Imlek Hiasi Trotoar Jalan Sudirman Jakarta
Pejalan kaki melintasi deretan hiasan lampu lampion khas Imlek yang digantung, di pohon trotoar Jalan Sudirman, Karet, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 30 Januari 2025
Keindahan Lampion Khas Imlek Hiasi Trotoar Jalan Sudirman Jakarta
Indonesia
Jakarta Dilanda Banjir saat Imlek, Pengamat Minta Plt Dinas SDA Ika Dicopot
Jakarta dilanda banjir saat Imlek. Pengamat pun meminta Plt Dinas SDA, Ika Agustin Ningrum, dicopot dari jabatannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Januari 2025
Jakarta Dilanda Banjir saat Imlek, Pengamat Minta Plt Dinas SDA Ika Dicopot
Indonesia
Perayaan Imlek Jadi Simbol Akulturasi Berbagai Budaya di Jakarta
Perayaan Imlek sekaligus merupakan simbol harapan masyarakat akan keselamatan, kemakmuran, dan kesejahteraan pada tahun yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Januari 2025
Perayaan Imlek Jadi Simbol Akulturasi Berbagai Budaya di Jakarta
Indonesia
Fang Teh, Tradisinya Pagi Hari Pertama Tahun Baru Imlek Simbolkan Harapan Keberuntungan
Banyak orang minum teh pu-erh karena tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga manfaat makanan fermentasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Januari 2025
Fang Teh, Tradisinya Pagi Hari Pertama Tahun Baru Imlek Simbolkan Harapan Keberuntungan
Berita Foto
Warga Keturunan Tionghua Sembahyang Tahun Baru Imlek di Vihara Boen Tek Bio
Warga keturunan Tionghoa beribadah tahun baru Imlek tahun Ular Kayu di Vihara Boen Tek Bio, Kota Tangerang, Banten, Rabu (29/1/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Januari 2025
Warga Keturunan Tionghua Sembahyang Tahun Baru Imlek di Vihara Boen Tek Bio
Bagikan