KSPI Targetkan 50 Ribu Massa, Total 200 Ribu Buruh Hadiri May Day 2026 di Monas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
KSPI Targetkan 50 Ribu Massa, Total 200 Ribu Buruh Hadiri May Day 2026 di Monas

Puncak Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Lapangan Monas Jakarta. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Massa buruh akan meramaikan perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.

"Jumlah massa KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) 50 ribu orang, sedangkan total massa 200 ribu massa," kata Said Iqbal kepada wartawan, Jumat (1/5).

Ia menjelaskan, keputusan menggelar perayaan May Day di Monas diambil setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung sekitar 1,5 jam.

Said menyebut bahwa bahwa setelah pertemuan selama kurang lebih 1,5 jam dengan Presiden Prabowo Subianto, KSPI memutuskan untuk mengadakan perayaan May Day di Monas bersama serikat pekerja lainnya.

Baca juga:

May Day 2026 di Monas, 1.400 Petugas Siaga Bersihkan Hingga 150 Ton Sampah

Lebih lanjut, Said Iqbal menegaskan bahwa sebelum tanggal 1 Mei, pihaknya telah mengajukan permintaan waktu untuk bertemu Presiden dan telah dikabulkan.

Pertemuan tersebut berlangsung pada 28 April 2026 dengan agenda menyampaikan 11 isu atau harapan buruh kepada pemerintah.

Menurut Said Iqbal, KSPI berpandangan bahwa perayaan May Day tidak boleh sekadar seremonial. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, May Day menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan buruh secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Selain itu, dari 11 isu yang dibawa KSPI, terdapat sejumlah poin krusial yang telah mendapat respons dari Presiden.

"Ada beberapa yang langsung mendapat respons dan penegasan dari Presiden," tegasnya.

Baca juga:

May Day 2026: Hampir 25 Ribu Personel Gabungan Disiagakan, Polda Metro Kedepankan Pendekatan Humanis

Tak hanya di Jakarta, KSPI bersama Partai Buruh juga akan merayakan May Day secara serentak di berbagai daerah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di 38 provinsi dan mencakup lebih dari 350 kota di seluruh Indonesia.

Beberapa kota yang menjadi pusat kegiatan antara lain Bandung, Serang, Semarang, dan Surabaya.

Selain itu, perayaan juga digelar di Banda Aceh, Batam, Palembang, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, Morowali, serta berbagai kota lainnya. (Knu)

#Hari Buruh Internasional #May Day #KSPI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Cegah Upaya Penyusupan yang Ingin Buat Rusuh saat May Day 2026
Polda Metro Jaya mengedepankan pelayanan pengamanan yang humanis, persuasif, dan edukatif.
Dwi Astarini - Sabtu, 02 Mei 2026
Polda Metro Jaya Cegah Upaya Penyusupan yang Ingin Buat Rusuh saat May Day 2026
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Berita Foto
Efek Rumah Kaca Gebrak Panggung Hari Buruh Internasional 2026 di depan Gedung DPR
Vocalis Efek Rumah Kaca, Cholil dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jum'at (1/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 01 Mei 2026
Efek Rumah Kaca Gebrak Panggung Hari Buruh Internasional 2026 di depan Gedung DPR
Indonesia
May Day 2026: Iwakum Soroti Upah dan Ketidakpastian Kerja Jurnalis
Iwakum menyoroti rendahnya upah dan ketidakpastian kerja jurnalis di tengah disrupsi AI pada momentum Hari Buruh 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
May Day 2026: Iwakum Soroti Upah dan Ketidakpastian Kerja Jurnalis
Indonesia
Prabowo: Saya Tak Rela Negara Dirampok, Sudah Berkali-kali Pertaruhkan Nyawa
Prabowo Subianto mengaku telah berkali-kali mempertaruhkan nyawa untuk Indonesia dan menyoroti praktik elite yang mencuri uang rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Prabowo: Saya Tak Rela Negara Dirampok, Sudah Berkali-kali Pertaruhkan Nyawa
ShowBiz
6 Lagu Indonesia yang Mewakili Suara Buruh, dari Marjinal hingga Iwan Fals
Simak 6 lagu Indonesia yang menggambarkan perjuangan buruh, mulai dari Buruh Tani hingga Metropolutan. Cocok untuk peringatan Hari Buruh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
6 Lagu Indonesia yang Mewakili Suara Buruh, dari Marjinal hingga Iwan Fals
Bagikan