Kritik Usulan Menteri PPPA Gerbong KRL Wanita di Tengah, Pengamat: Tak Relevan dan Berisiko

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Kritik Usulan Menteri PPPA Gerbong KRL Wanita di Tengah, Pengamat: Tak Relevan dan Berisiko

KRL Jabodetabek. (Foto: dok. KCI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat perkeretaapian Joni Martinus mengecam usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi terkait pemindahan gerbong KRL khusus wanita ke bagian tengah rangkaian Commuter Line.

“Wacana tersebut tidak relevan dan berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam operasional di lapangan,” jelas Joni di Jakarta, Kamis (30/4).

Menurut Joni, penempatan gerbong khusus wanita di tengah rangkaian justru membuka peluang penumpang pria melintas untuk berpindah gerbong, sehingga fungsi pemisahan menjadi tidak optimal.

“Kondisi ini dinilai dapat menimbulkan kebingungan penumpang dalam menentukan posisi gerbong saat kereta tiba di stasiun,” tutur Joni yang juga mantan Coorporate Secretary KCI ini.

Baca juga:

MTI Kritik Usulan Menteri PPPA soal Posisi Gerbong Wanita di KRL, Nyawa Semua Penumpang Penting

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Pindahkan Gerbong Wanita: Bukan Solusi Utama Keselamatan

Menteri PPPA Usulkan Gerbong KRL Khusus Laki-Laki di Ujung, KAI Tegas Menolak

Selain itu, penempatan di tengah juga berpotensi memicu kepadatan lebih tinggi karena penumpang harus bergerak menuju bagian tengah rangkaian.

“Ini akan menyulitkan, terutama bagi perempuan hamil, lansia, maupun ibu yang membawa anak kecil,” ujar Joni.

Ia menegaskan bahwa keberadaan gerbong khusus wanita sejatinya merupakan layanan tambahan, bukan faktor utama dalam keselamatan perjalanan kereta api.

Sebaliknya, Joni menilai penempatan gerbong khusus wanita di bagian paling depan dan belakang rangkaian sudah tepat.

“Posisi tersebut dinilai lebih memudahkan akses bagi penumpang perempuan, khususnya kelompok rentan, tanpa harus berdesakan menuju bagian tengah kereta,” tutup Joni yang puluhan tahun berkarir di KAI ini. (Knu)

#Menteri PPPA #KRL Jabodetabek #Kecelakaan Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Gempa M 5,9 di Kepulauan Seribu yang terjadi Sabtu (12/9) pagi tadi sempat berdampak ke sejumlah transportasi umum di Jabodetabek
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Indonesia
Belasan Jadwal Rute Harian Dipangkas, KRL Bogor-Kota Masuk Kandang INKA
KCI kurangi perjalanan KRL Bogor–Kota dari 1.065 jadi 1.048 per hari sepanjang September 2026 agar kereta dapat menjalani perawatan rutin di INKA
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Belasan Jadwal Rute Harian Dipangkas, KRL Bogor-Kota Masuk Kandang INKA
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
12 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan hingga 30 September 2026, ini Daftarnya
KAI Commuter membatalkan 12 perjalanan KRL Bogor hingga 30 September 2026. Berikut ini daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
12 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan hingga 30 September 2026, ini Daftarnya
Indonesia
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Perjalanan KRL tujuan Tanah Abang disesuaikan pada Kamis malam akibat kerumunan massa di jalur Palmerah-Tanah Abang. Simak daftar kereta yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Indonesia
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Indonesia
KRL Duri-Tangerang Tabrak Motor Pelajar di Kalideres, Korban Tewas di Lokasi
Pelajar berinisial DK (16) tewas tertabrak KRL Duri-Tangerang di perlintasan Semanan Tembok Bolong, Kalideres, Jakarta Barat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
KRL Duri-Tangerang Tabrak Motor Pelajar di Kalideres, Korban Tewas di Lokasi
Indonesia
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang kembali normal setelah sempat terganggu akibat dua insiden pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Indonesia
Transjakarta Rute D11 dan 4B Turun Gunung Bantu Evakuasi Penumpang Buntut KRL Pasar Minggu-Manggarai Tersendat
Petugas di lapangan disiagakan untuk memastikan operasional berjalan lancar dan penumpukan pelanggan dapat terurai
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Transjakarta Rute D11 dan 4B Turun Gunung Bantu Evakuasi Penumpang Buntut KRL Pasar Minggu-Manggarai Tersendat
Bagikan