Krisis Rohingya: Mengapa Aung San Suu Kyi Tidak Beraksi?
(ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
MerahPutih.com - Aung San Suu Kyi pernah menjadi simbol bagi demokrasi. Sosoknya intelek, berwawasan luas, luwes dalam berbicara, dan fotogenik.
Dihadapkan dengan pribadi Suu Kyi, para jenderal yang menguasai junta militer Myanmar tidak bisa berharap menuai tanggapan positif dari media internasional.
Para wartawan yang pernah bekerja secara diam-diam di Myanmar ingat betul upaya menghindari sorotan polisi rahasia dan mata-mata. Kami dibenci junta militer dan, sebaliknya, disambut gembira oleh gerakan prodemokrasi.
PBB dan sejumlah organisasi lainnya mendesak Myanmar membebaskan dia dari penahanan rumah dan berupaya keras agar hal itu terwujud.
Kami, para wartawan, mendengarkan orasi Suu Kyi di depan para pendukungnya yang berkumpul di gerbang rumahnya mengenai perlunya toleransi dan disiplin.
Bagikan
Berita Terkait
Darurat Militer Dicabut, Junta Larang Partai Aung San Suu Kyi Ikut Pemilu Myanmar
Junta Cabut Status Darurat Militer Setelah 4,5 Tahun, Myanmar Segera Gelar Pemilu