Otomotif

Krisis Ekonomi, Cuan Lamborghini Justru Naik 56 Persen

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 09 Mei 2023
Krisis Ekonomi, Cuan Lamborghini Justru Naik 56 Persen

Lamborghini seolah tak terkena imbas krisis ekonomi. (Foto: Lamborghini)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISNIS Lamborghini sangat bagus pada tahun 2022. Hasil keuangan terbaru mereka mengungkapkan bahwa produsen mobil Italia itu mengalami kenaikan pendapatan sebesar USD 2,56 miliar (Rp 37,6 triliun).

Angka itu 22 persen lebih tinggi dari tahun 2021. Perusahaan juga membukukan laba operasional sebesar USR 661,19 juta (Rp 9,71 triliun), naik 56 persen dibandingkan tahun 2021, seperti dilaporkan Motor1, Kamis (4/5).

"Kami memiliki kesempatan untuk benar-benar fokus pada tujuan kami selanjutnya, sebagian berkat daftar tunggu selama 18 bulan, yang berarti kami dapat dengan percaya diri merenungkan target masa depan kami," kata bos Lamborghini Stephan Winkelmann.

Winkelmann menegaskan ini adalah momen-momen keemasan bagi Lamborghini. Ia percaya pabrikan 'banteng' itu bisa terus mencetak sejarah sembari menyeimbangkan diri dengan kemajuan teknologi dan pertumbuhan perusahaan.

Baca juga:

Film tentang Ferrucio Lamborghini Tayang Januari 2023

Lamborghini Revuelto, calon pengganti Huracan. (Foto: Lamborghini)

Awal tahun ini Lamborghini mengumumkan bahwa mereka telah mengirimkan 9.233 kendaraan pada 2022. Jumlah ini 10 persen lebih banyak dari 2021.

Lambo memindahkan 5.367 unit Urus, 3.113 unit Huracan, dan 753 Aventador.

Amerika Serikat adalah pasar terbesar Lamborghini. Tercatat ada 2.721 pengiriman pada 2021. Tiongkok, Hong Kong, dan Makau adalah pasar terbesar kedua dengan total 1.018 kendaraan. Jerman melengkapi tiga besar dengan 808 unit.

Lamborghini akan memperkenalkan penerus Aventador dalam waktu dekat. Mobil itu memiliki nama kode LB744 dan dilaporkan bakal menggendong mesin V12 yang berkapasitas 6.500 cc.

Mesinnya menghasilkan 813 tenaga kuda, tetapi kendaraan itu juga memiliki tiga motor listrik untuk menghasilkan total tenaga hingga 1.000 dk.

Baca juga:

Lamborghini Rilis Huracan Tecnica, Makin Kuat dan Lincah

Lamborghini konsisten dekati elektrifikasi. (Foto: Lamborghini)

Saat berjalan murni dengan tenaga listrik, output-nya hanya 180 hp. Namun, sasis monocoque itu 10 persen lebih ringan dan 25 persen lebih kaku daripada model yang sudah ada.

Di dalamnya, terdapat setir multifungsi yang kompleks dengan berbagai dial dan tombol. Pengemudi bisa memilih mode Recharge, Hybrid, Performance, City, Strada, Sport, dan Corsa.

Winkelmann mengatakan bahwa pengganti Huracan akan hadir pada akhir 2024. Dia juga mengonfirmasi bahwa mobil itu memiliki powertrain PHEV.

Sebuah rumor menyebutkan bahwa bagian pembakarannya terdiri dari V8 twin-turbo yang dapat dipacu hingga 10.000 rpm. (waf)

Baca juga:

Mengintip Spesifikasi Lamborghini Huracan Evo Spyder yang Dibeli Hotman Paris

#Lamborghini #Krisis Ekonomi #Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Indonesia
Krisis Venezuela Jadi Alarm Keras, DPR Desak Ketahanan Energi Nasional Diperkuat
Krisis Venezuela kini jadi alarm keras. DPR pun mendesak agar ketahanan energi nasional diperkuat.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Krisis Venezuela Jadi Alarm Keras, DPR Desak Ketahanan Energi Nasional Diperkuat
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Lifestyle
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Federal Oil menggelar acara Sowan Nyaman, yang diikuti puluhan pengendara dan komunitas motor matic besar.
Soffi Amira - Sabtu, 06 Desember 2025
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Berita Foto
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Pengunjung melihat Mobil BAIC BJ30 dalam ajang pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/11/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 November 2025
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Fun
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Daftar mobil listrik dan motor ini bisa dicoba langsung di area test drive GJAW 2025. Berikut adalah merek kendaraannya.
Soffi Amira - Sabtu, 29 November 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Fun
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Mengusung filosofi Travel+, JETOUR T2 menawarkan ruang, kenyamanan, dan gaya untuk para urban adventurer di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Bagikan