KPK Tindak Lanjuti Penerimaan Jam Tangan Mewah Legislator PDIP Sudin
KPK. (Foto: MerahPutih.com)
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti dugaan penerimaan uang hingga jam tangan mewah oleh Ketua Komisi IV DPR RI periode 2019-2024, Sudin.
Soal penerimaaan uang hingga jam tangan mewah Legislator PDI Perjuangan (PDIP) itu terungkap dalam fakta persidangan kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang menjerat eks Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan informasi soal dugaan penerimaan oleh Sudin.
"Sedang kita kumpulkan informasi lainnya, nanti akan kita tindaklanjuti," kata Asep di gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/8).
Baca juga:
KPK Beri Sinyal Kasus Korupsi Kapal Tank TNI AL Segera Ada Tersangka
Jenderal bintang satu ini juga memastikan pihaknya akan terus mendalami dugaan korupsi lainnya di Kementerian Pertanian (Kementan), termasuk dugaan keterlibatan para legislator Senayan.
KPK saat ini masih mengusut dugaan korupsi pengadaan sarana fasilitasi pengolahan karet Tahun 2021-2023 dan pengadaan mesin X-ray di Badan Karantina Pertanian Kementan.
"Terkait dengan pengadaan lainnya, ada asam formiat, kemudian pengadaan x-ray dam lain-lainnya yang menyangkut, tadi disebut dari legislatif, tentu akan kita perdalam, termasuk jam tangan mewah dan lain lainnya," beber Asep.
Diketahui, nama Sudin disebut dalam persidangan kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi di Kementan yang menjerat SYL.
Baca juga:
Politikus yang kini duduk di Komisi Hukum DPR ini disebut menerima uang sebesar Rp100 juta hingga hadiah jam tangan mewah seharga Rp100 juta. Hal itu diungkap oleh ajudan SYL, Panji Hartanto dalam persidangan pada 17 April 2024 lalu.
Sudin sudah pernah diperiksa dalam proses penyidikan kasus SYL pada 15 November 2023 lalu. Selain itu, rumah Sudin yang berlokasi di Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jawa Barat juga sudah digeledah penyidik KPK. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
KPK Sisir Dugaan Suap Eksekusi Lahan Tapos dari Vonis PN Depok Hingga MA
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan
Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, 7 Orang Diamankan
PT Karabha Digdaya Milik Kemenkeu Terseret Kasus Suap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok
KPK Tahan Tersangka OTT Importasi Barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
KPK Ungkap Suap Impor di Bea Cukai, Oknum Diduga Terima Jatah Bulanan Rp 7 Miliar
KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno terkait Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PGN
KPK semakin Sering Tangkap Pegawai Pajak serta Bea dan Cukai, DPR Ingatkan Pencegahan Harus Dilakukan
Tersangka Bos Blueray Cargo John Field Lolos Saat Diciduk, KPK Ajukan Cekal
KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Impor di Bea Cukai, Barang Bukti Rp 40,5 Miliar Disita