KPK DKI dan Inspektorat Dikritik, Kinerja Tak Optimal Cegah Tindakan Korupsi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 19 April 2021
KPK DKI dan Inspektorat Dikritik, Kinerja Tak Optimal Cegah Tindakan Korupsi

Ilustrasi - Robot pemadam kebakaran Dok-ing MVF-U3 asal Kroasia. Foto Instagram humasjakfire

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Inspektorat DKI Jakarta dinilai tidak menjalankan peran yang baik dalam melakukan pengawasan pengadaan barang. Sehingga terjadi kelebihan bayar pembelian alat pemadam kebakaran (damkar) mencapai Rp6,5 miliar.

Kinerja Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) mendapat sorotan. Seharusnya APIP bisa mengawasi agar tidak ada anggaran yang dikeluarkan SKPD DKI melebihi harga kontrak.

Baca Juga:

Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar

"Mengindikasikan kinerja APIP tidak optimal," ujar Sekjen Forum Indonesia untuk Transparan Anggaran (FITRA), Misbah Hasan di Jakarta, Senin (19/4).

Misbah beranggapan, ada kasus lain di lingkungan Pemprov DKI terkait alibi kelebihan bayar selain pembelian alat damkar. Ini harus jadi perhatian Pemerintah DKI dan menjadi bahan evaluasi.

Dengan terbongkarnya kasus ini, kinerja dari komite pencegahan korupsi DKI juga patut dipertanyakan. Sebab selama ini 'KPK DKI' belum menunjukkan kerjanya dalam mengatasi tindakan korupsi.

"Selama ini, kejanggalan-kejanggal dalam proses penganggaran di DKI, komite ini tidak juga tidak bersuara," pungkasnya.

Pemadam Kebakaran. (Foto: Antara)

Setiap tahun Pemprov DKI wajib membuat standar harga barang sebagai acuan pengadaan barang/jasa, sehingga kasus tersebut tidak terulang lagi dan menjadi kesempatan pejabat DKI.

Misbah melanjutkan, pengadaan barang semacam ini salah satu celah korupsi yang sering terjadi. Apalagi kalau kasus semacam ini luput dari pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Mengingat pemeriksaan BPK sifatnya uji petik. Jadi tidak semua transaksi keuangan diperiksa oleh BPK," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI mengendus adanya kelebihan pembayaran yang dilakukan Pemprov DKI dalam pembelian alat Damkar. Selisih uang lebih yang disetorkan Gubernur Anies mencapai Rp6,5 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2019, BPK melaporkan ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebih nilai uang yang seharusnya disetorkan.

Pertama, pembelian unit submersible yang memiliki harga riil Rp9 miliar dan nilai kontrak Rp9,7 miliar. Maka ada pembayaran lebih dengan selisih Rp761 juta.

Baca Juga:

Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman

Kemudian unit quick response dengan selisih harga Rp3,4 miliar. Sebab harga riil alat itu adalah Rp36,2 miliar dan nilai kontrak Rp 39,6 miliar.

Lalu DKI membeli unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal dengan harga riil Rp7 miliar dan nilai kontrak Rp7,8 miliar. Selisih uang yang kelebihan pembayarannya sebesar Rp844 juta.

Terakhir pembelian unit pengurai material kebakaran, harga riil Rp32 miliar, nilai kontrak Rp33 miliar, selisihnya Rp1 miliar. (Asp)

#Pemadam Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
14 Orang Dievakuasi Dari Kebakaran Apartemen Pavilion
Sebanyak 23 unit pemadam kebakaran dengan 115 personel dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
14 Orang Dievakuasi Dari Kebakaran Apartemen Pavilion
Indonesia
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Basement gedung KPK mengalami kebakaran, Sabtu (29/8). Sebanyak 14 petugas pemadam dikerahkan ke lokasi.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Indonesia
29 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan Padamkan Rumah Terbakar di Paseban Senen Jakpus
Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal berupa bangunan rendah. Gulkarmat DKI Jakarta belum dapat memastikan penyebab kebakaran
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
29 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan Padamkan Rumah Terbakar di Paseban Senen Jakpus
Indonesia
Gedung di Ruko Central Cikini Jakarta Terbakar, 20 Mobil Pemadam Dikerahkan
Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dengan dukungan 70 personel.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Gedung di Ruko Central Cikini Jakarta Terbakar, 20 Mobil Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Polres Metro Jakarta Barat telah turun ke lokasi untuk pemeriksaan awal.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Indonesia
Hotel Pullman Jakarta Barat Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Hotel Pullman Jakarta Barat Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Indonesia
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Kebakaran terjadi di SMPN 2 Karangpandan, Rabu (1/7). Penyebabnya diduga karena korsleting.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Indonesia
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo meminta Pemda memperkuat sistem pencegahan kebakaran usai kebakaran Kemayoran yang menghanguskan 250 bangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Indonesia
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kemayoran, 26 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda permukiman di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat. Sebanyak 26 unit damkar dan 87 personel diterjunkan untuk memadamkan api.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kemayoran, 26 Unit Damkar Dikerahkan
Indonesia
Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, 20 Unit Damkar Turun ke Lokasi
Gudang oli di Kapuk Kamal Muara terbakar pada Rabu (6/5) malam. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 22.25 WIB.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, 20 Unit Damkar Turun ke Lokasi
Bagikan