Kota Solo jadi Anggota Jaringan Kota Kreatif Dunia UNESCO
Ratusan peserta mengikuti event 'Solo Menari' di kawasan Ngarsopuro Jalan Diponegoro, Solo. (MP/Ismail)
KOTA Solo, Jawa Tengah masuk sebagai anggota ke-55 pada Jaringan Kota Kreatif Dunia versi The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan senang masuknya Solo sebagai Jaringan Kota Kreatif Dunia versi UNESCO tersebut. Kota Solo masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia dalam bidang kerajinan dan kesenian rakyat.
Baca Juga:
Pemkot Solo Siapkan Kantor FIFA dan Konsep Promosi Piala Dunia U-17
"Ya ini patut kita syukuri Solo sebagai Jaringan Kota Kreatif Dunia versi UNESCO. Kategorinya adalah folk art dan crafts," kata Gibran, Rabu (1/11).
Ia mengatakan prestasi ini tidak lepas peran media memberitakan event budaya. Ia menambahkan pihaknya akan menindaklanjuti hasil capaian tersebut dengan terus memperkuat event-event kerajinan dan kesenian rakyat di Kota Solo.
"Kita harus pertahankan prestasi ini. Terus memperkuat event-event kerajinan dan kesenian rakyat di Kota Solo," katanya.
Ia mengatakan untuk kegiatan event di Solo akan lebih difokuskan pada folk art dan crafts. Sebelum prestasi ini, Kota Solo pernah dua kali gagal mengajukan menjadi bagian dari UNESCO Creatif City Network (UCCN) ke Paris.
"Mempertahankan prestasi ini pastinya tidak mudah. Banyak tantangan kedepan yang kita hadapi," tegasnya.
Baca Juga:
Kegiatan seni budaya yang menjaring wisatawan kerap digelar di kota ini Seperti salah satunya yang berlangsung pada bulan September lalu, Festival Payung Indonesia (Fespin). Festival yang pertama kali diadakan pada 2014 itu akan diadakan di dua tempat, yakni Balaikota Solo dan Pasar Gede.
Founder Fespin Heru Mataya pada waktu itu mengatakan bahwa festival ini menjadi tempat pertemuan berbagai kelompok seni, seniman, budayawan, kreator, crafter, akademisi, dan berbagai profesi lainnya. Festival Payung ini mengangkat tema Sepayung Bumi, Alam adalah Kita.
Kemudian Dinas Pariwisata (Disparta) Solo, Jawa Tengah mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kota Solo sampai Juli 2023 mencapai 10 ribu orang.
Jumlah tersebut diprediksi masih bisa terus bertambah, dengan membidik wisman dari suporter pendukung negara peserta Piala Dunia U-17 pada 10 November sampai 2 Desember 2023.
Diketahui, FIFA telah menunjuk Stadion Manahan Solo sebagai lokasi venue Piala Dunia U-17 untuk babak penyisihan, semifinal, dan final Piala Dunia U-17. (Ismail/Jawa Tengah).
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar