Korban Meninggal Akibat Banjir di Agam Terus Bertambah, Tercatat 171 Orang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Desember 2025
Korban Meninggal Akibat Banjir di Agam Terus Bertambah, Tercatat 171 Orang

Anggota TNI AD sedang menggotong jenazah korban ditemukan di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. ANTARA/Yusrizal.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Sumatera, termasuk Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi menjadi 171 orang dan 85 orang lainnya belum ditemukan.

Sementara, korban yang dirawat 33 orang di RSUD Lubuk Basung 30 orang, RSUP M Djamil Padang dua orang dan RSUD M Yamin Pariaman satu orang.

"Ini data korban pada Kamis (4/12) pukul 20.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Jumat (5/12).

Baca juga:

80% Destinasi Wisata Aceh Porak-poranda Akibat Bencana Banjir-Longsor

Ia mengatakan ke-171 korban meninggal dunia itu tersebar di Kecamatan Malalak 12 orang, Matur satu orang, Tanjung Raya sembilan orang, Palupuh satu orang, Palembayan 118 orang, Ampek Nagari satu orang, dan belum teridentifikasi 31 orang.

"Ke-171 korban meninggal akibat diseret banjir bandang dan tertimbun tanah longsor setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu," katanya.

Korban belum ditemukan sebanyak 85 orang tersebar di Kecamatan Malalak enam orang, Palembayan 75 orang, Lubuk Basung satu orang, dan Tanjung Raya tiga orang.

"Pencarian korban dilanjutkan pada Jumat pagi oleh BPBD Agam, Basarnas, TNI, Polri, dan lainnya," katanya.

Warga mengungsi sebanyak 11.624 orang tersebar di delapan kecamatan dan mereka mengungsi di rumah keluarga, tempat ibadah, lokasi yang sediakan, dan lainnya.

Untuk kebutuhan selama di pengungsian, didirikan dapur umum dan kebutuhan untuk memasak.

"Setidaknya ada 26 dapur umum yang didirikan dalam memenuhi kebutuhan bagi korban (pengungsi)," katanya.

#Banjir #Banjir Bandang #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Bagikan