Kontroversi 3 Menteri Selama 100 Hari Pemerintahan Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 22 Januari 2025
Kontroversi 3 Menteri Selama 100 Hari Pemerintahan Prabowo

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bakal memasuki 100 hari pertamanya. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menyoroti soal kinerja dan koordinasi menteri di kabinet Merah Putih.

“Koordinasi dan komunikasi para menteri yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo,” kata Iwan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/1).

Salah satunya disebut Iwan adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurut dia, Sri gagal menerjemahkan visi besar Prabowo soal kebijakan ekonomi pro rakyat.

“(Sri Mulyani) tidak bisa menerjemahkan visi besar Presiden Prabowo, sehingga muncul gaduh soal rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen, “ ungkap Iwan.

Baca juga:

Kinerja 100 Hari Dilampui Prabowo, Jokowi: Melebihi Saya Dulu, Sesuai Feeling

Menteri lain yang menjadi perhatian adalah momen saat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Satryo Brodjonegoro yang didemo anak buahnya sendiri karena diduga berlaku semena-mena terhadap bawahannya. “Kasus ini juga menjadi sorotan masyarakat,” jelas Iwan.

Iwan juga mengkritisi sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang sempat menolak membongkar pagar laut di Tangerang. Padahal, lanjut dia, Prabowo sendiri yang meminta agar pagar laut itu dibongkar.

“(Menteri KKP) seakan melawan perintah Presiden Prabowo termait pencabutan pagar laut di laut Tangerang,” jelas Iwan.

Baca juga:

Kinerja 100 Hari Kabinet Prabowo Tuai Kritik, Khususnya Jajaran Menteri Ekonomi

Lebih jauh, Iwan mengingatkan, momen 100 hari kinerja Pemerintahan Prabowo ini perlu untuk mengevaluasi dan menyeleksi ulang kinerja dan perform para menteri kabinet merah putih.

Prabowo juga diminta harus berani mengganti menteri yang bermasalah dan kontra produktif dengan target presiden. “Ini agar (pemerintah) tak menjadi musuh rakyat,” pungkas Iwan. (*)

#100 Hari Prabowo - Gibran #Kabinet Merah Putih #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Bagikan