Musik

Konser di Candi Prambanan, Slank Akan Bawakan Satu Lagu Baru

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 17 Desember 2022
Konser di Candi Prambanan, Slank Akan Bawakan Satu Lagu Baru

Ada lagu baru pada konser Slank di Candi Prambanan. (Bostixx)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SLANK akan menggelar konser bertajuk Beautiful Smile Indonesia di Candi Prambanan, Sabtu (17/12). Konser ini sekaligus menjadi perayaan ulang tahun Slank yang ke 39.

Tampil di Candi Prambanan, Slank akan membawakan lagu baru. Lagu ini berjudul Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono. Lagu ini liriknya merupakan campuran Bahasa Indonesia dengan Jawa.

Baca Juga:

Ari Lasso Rilis Single Pertama Bareng Dewa 19 setelah Dua Dekade Lebih

slank
Slank akan tampil di Candi Prambanan malam ini (17/12). (MP/Cahyo Purnomoedi)

"Ada single baru yang akan kami nyanyikan besok. Tengah malam nanti mulai bisa di-streaming, judulnya Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono. Ini mix ada bahasa Jawa dan Indonesia. Yang penasaran, silahkan dengarkan,” kata vokalis Slank Kaka di Yogyakarta (16/12).

Bassist Slank Ivanka menceritakan proses pembuatan lagu itu dilakukan di Yogyakarta. Kebetulan, kata Ivanka, lagu baru Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono akan dibawakan langsung oleh Slank di Yogyakarta atau tepatnya di Candi Prambanan.

Lagu ini, sambung Ivanka dibuat saat Slank berada di salah satu pantai di Yogyakarta sekitar empat atau lima tahun yang lalu. Usai diciptakan, lagu itu disebut Ivanka tidak dijamah lagi dan hanya disimpan. Lagu ini kemudian digarap lagi dan dimunculkan lagi pada tahun 2022.

Ivanka menjelaskan lagu baru Slank ini bercerita tentang toleransi. Lewat lagu itu, Slank ingin kembali mengingatkan toleransi yang ada di Indonesia.

Baca Juga:

Nidji Recharge Lagu-Lagu Lama Jadi Lebih Fresh di Album Kompilasi Terbaru

slank
Bimbim bersama Slank konser di Candi Prambanan. (MP/Albi)

"Tentang toleransi. Kita enggak perlu terlalu teganglah dalam beragama. Beragama, cuma kalau beragama tegang itu berarti ada yang salah. Berkebudayaan juga kalau kita berkebudayaan tapi tegang maksudnya budaya kita adalah yang paling bagus berarti ada yang salah. Jadi intinya lebih ke toleransilah," ungkap Ivanka.

Ivanka menuturkan jika Slank sengaja memilih bahasa Indonesia dan Jawa untuk lirik lagu anyar itu. Ivanka menyebut pilihan memasukkan bahasa Jawa ini agar sentilan yang disampaikan Slank bisa sedikit ada unsur guyon atau humornya.

"Kita merasa akan lebih kena kalau ada Jawanya. Ngono yo Ngono Tapi Ojo Ngono. Kalau pakai bahasa lain kita rasa terlalu serius. Kita kasih sentilan sedikit tapi dengan bahasa Jawa kan jadi guyon," ucap Ivanka. (Cahyo Purnomoedi/Yogyakarta)

Baca Juga:

Morrissey Persiapkan Album Baru di 2023

#Musik #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
Perjalanan menuju Antara Angkara sebenarnya tidak diawali dengan sebuah keputusan besar bahwa album harus lahir pada tahun tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
ShowBiz
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
Terhitung sejak 5 Oktober 2026, Muhammad Irfan, yang selama ini dikenal sebagai Ifan, resmi mengundurkan diri dari GOVINDA.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
ShowBiz
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang seseorang yang diam-diam mulai memiliki perasaan romantis kepada sahabatnya.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
ShowBiz
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
BLACKPINK kini mencatatkan rekor baru. Video musik BOOMBAYAH meraih 1,9 miliar views di YouTube.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
ShowBiz
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
Alih-alih menawarkan jawaban atas persoalan yang dihadapi, lagu ini lebih banyak berbicara tentang kehadiran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
ShowBiz
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
Lagu Upside Down milik Diana Ross kembali viral di TikTok sebagai backsound video transisi. Simak makna lagu tentang cinta dan ketidaksetiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
ShowBiz
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
Lirik lagu Stop the Wedding! dari Ashe kini viral di TikTok. Ada makna khusus di balik liriknya soal perempuan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
ShowBiz
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
Vacations merilis album 'Pursuit of Anything' melalui Nettwerk, menghadirkan lagu 'Lucky, Forever' yang terinspirasi dari pernikahan dua personel band.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
ShowBiz
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
Tiket konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen ludes dalam kurang dari satu jam. Konser digelar 1 November 2026 bersama Ello dan Sandhy Sondoro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
Bagikan