Konflik Myanmar Harus Segera Diselesaikan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Januari 2023
Konflik Myanmar Harus Segera Diselesaikan

ASEAN. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Krisis di Myanmar, yang dipicu kudeta militer sejak Februari 2021, menjadi isu yang mendesak untuk segera diselesaikan. Kudeta militer telah memicu krisis politik dan kemanusiaan yang serius, dengan dampak meluas tidak hanya untuk Myanmar sendiri.

"Ini juga menyalahi ketentuan dalam Piagam ASEAN yang jelas disebutkan mengenai pemerintah konstitusional. Jadi ini masalah yang mendesak untuk segera diselesaikan," Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Sidharto R Suryodipuro.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar

Dalam upaya membantu mempercepat penyelesaian krisis di Myanmar, Indonesia akan konsisten memimpin ASEAN untuk mengimplementasikan Konsensus Lima Poin (5PC) yang telah disepakati para pemimpin ASEAN pada April 2021.

Konsensus Lima Poin adalah keputusan para pemimpin ASEAN setelah pertemuan khusus, yang juga dihadiri oleh pemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing, untuk membantu negara itu mengatasi krisis politiknya.

Konsensus tersebut menyerukan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, mengizinkan ASEAN untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Myanmar, serta mengizinkan utusan khusus ASEAN untuk berkunjung dan bertemu dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar.

Selain menjabat ketua ASEAN tahun ini, Menlu RI pun akan menjalankan tugasnya sebagai Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar — sebagaimana dilakukan dua ketua ASEAN sebelumnya yaitu Brunei Darussalam dan Kamboja yang menunjuk menteri luar negerinya sebagai utusan khusus.

“Ibu Menlu (Retno Marsudi) sudah membentuk office of the special envoy yang akan membantunya dalam memperkuat bantuan kemanusiaan serta membawa semua pihak dalam dialog. Kita berharap dialog di antara para pihak di Myanmar bisa dimulai. Masalahnya mereka punya keberanian untuk melakukan dialog atau tidak? Jadi kuncinya adalah keberanian mereka sendiri untuk melakukan dialog, maka ASEAN akan bantu,” ujarnya.

Mengingat kompleksitas isu di Myanmar, Sidharto mengatakan bahwa krisis tersebut secara realistis tidak akan dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun, atau selama masa keketuaan Indonesia di ASEAN.

“Tetapi kita cukup optimistis bahwa kita akan membawa kemajuan dalam prosesnya, karena kita ikut terdampak dalam masalah-masalah ASEAN seperti arus pengungsi yang mengalir ke negara-negara tetangga (Myanmar),” katanya.

Wakil Indonesia untuk Komisi HAM Antarpemerintah ASEAN (AICHR) Yuyun Wahyuningrum mengatakan, perhimpunan itu harus melakukan semua cara untuk mendesak junta Myanmar agar mau berdialog demi menyelesaikan krisis di negara itu.

"ASEAN harus menggunakan semua cara untuk membuat Tatmadaw atau SSC (Dewan Tertinggi Negara) ini mau berdialog, baru kemudian masyarakat di dalamnya mau berdialog.. karena selama ini aktor utama, yaitu otoritas Myanmar itu, tidak mau dialog. Jadi kan susah," kata Yuyun.

Baca Juga:

Menlu Retno Bakal Pimpin Kantor Utusan Khusus Myanmar

#ASEAN
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: ASEAN Prediksi Indonesia Akan Bangkrut Tahun 2030 Gara-gara Terlilit Utang
Ini dalam informasi yang diunggah akun Facebook “Herna Rizky”.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: ASEAN Prediksi Indonesia Akan Bangkrut Tahun 2030 Gara-gara Terlilit Utang
Indonesia
KTT ASEAN di Filipina Sepakati Perjanjian Kerangka Keamanan Minyak Bumi
Para pemimpin ASEAN juga membahas upaya memperkuat stabilitas kawasan, termasuk perkembangan situasi di Myanmar
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
KTT ASEAN di Filipina Sepakati Perjanjian Kerangka Keamanan Minyak Bumi
Indonesia
Presiden Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Pangan Lokal, Hadapi Dampak El Nino
Presiden kemudian menyampaikan kepemimpinan aktif pemerintah dibutuhkan dalam membangun ketahanan pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Presiden Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Pangan Lokal, Hadapi Dampak El Nino
Indonesia
Prabowo Hadiri Sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN
Prosesi keprotokolan dimulai dengan persiapan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh pemimpin negara Asia Tenggara sebagai simbol kebersamaan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Prabowo Hadiri Sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Beredar informasi yang menyebut Indonesia pimpin negara ASEAN untuk mengambil alih Laut China Selatan. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Indonesia
Prabowo Ajak Negara ASEAN Kembangkan Ketahanan Energi di Pulau Borneo
Prabowo mendorong langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan seperti pengembangan tenaga air di Borneo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Prabowo Ajak Negara ASEAN Kembangkan Ketahanan Energi di Pulau Borneo
Indonesia
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Filipina akan mendorong pembahasan terkait ketahanan energi di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Indonesia
Jakarta Peringkat 2 Kota Teraman di ASEAN, Ungguli Bangkok hingga Kuala Lumpur
Jakarta menjadi kota kedua teraman di ASEAN. Jakarta sendiri mengungguli Bangkok hingga Kuala Lumpur.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Jakarta Peringkat 2 Kota Teraman di ASEAN, Ungguli Bangkok hingga Kuala Lumpur
Indonesia
Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN 2026, Pramono Anung: Saya Juga Surprise
Jakarta masuk peringkat 2 kota teraman di ASEAN versi Global Residence Index 2026. Pramono Anung mengaku terkejut dan sebut faktor toleransi jadi kunci.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN 2026, Pramono Anung: Saya Juga Surprise
Olahraga
Dewan FIFA Setujui FIFA ASEAN Cup, Edisi Pertamanya Digelar September-Oktober 2026
FIFA ASEAN Cup atau Piala ASEAN FIFA sebelumnya diluncurkan usai penandatanganan MoU antara FIFA dengan ASEAN pada KTT ASEAN ke-47 yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia., Oktober 2025.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Dewan FIFA Setujui FIFA ASEAN Cup, Edisi Pertamanya Digelar September-Oktober 2026
Bagikan