Kondisi Schumacher Pasca Kecelakaan di Kecepatan 240 Km/Jam
Mick Schumacer. (Foto: thesportsrush)
MerahPutih.com - Kualifikasi Grand Prix Saudi di Jeddah dihentikan pada Sabtu setelah pebalap tim Haas, Mick Schumacher, mengalami kecelakaan parah pada fase kedua sesi latihan.
Mick Schumacher menegaskan bahwa dirinya dalam keadaan baik, namun dia tidak akan ambil bagian dalam Grand Prix Arab Saudi pada Minggu setelah mobil Haas-nya dalam kecepatan 240 km per jam mengalami kecelakaan dalam latihan di sirkuit jalanan berkecepatan tinggi Jeddah.
Baca Juga:
"Hai semuanya, saya hanya ingin bilang saya baik-baik saja. Terima kasih atas pesan baiknya. Mobilnya terasa luar biasa @HaasF1Team, kami bakal kembali lebih kuat lagi," cuit pebalap Jerman berusia 23 tahun yang diterbangkan ke rumah sakit setelah kecelakaan tersebut.
Sementara itu Haas sudah memutuskan hanya akan membalap bersama satu-satunya pebalapnya yang lain, Kevin Magnussen.
Schumacher sudah dibawa ke pusat medis trackside setelah mengalami kecelakaan parah di Tikungan 12," kata Haas seperti dikutip dari Antara.
"Setelah penilaian dilakukan dia menunjukkan tak mengalami cedera, dia sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Angkatan Bersenjata King Fahad di Jeddah untuk pemeriksaan pencegahan."
Pebalap Jerman berusia 23 tahun yang putra legenda F1 Michael Schumacher itu seharusnya memulai balapan Minggu ini pada posisi ke-14, namun urung karena tim memutuskan dia tak bisa mengikuti balapan ini.(*)
Baca Juga:
KKB Serang Pos Marinir dengan GLM, Seorang Prajurit Meninggal Dunia
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan