Konami Siapkan Pengumuman Besar untuk Silent Hill f, Tayang Langsung 14 Maret
Silent Hill 2. (Foto: Steam)
MerahPutih.com - Setelah lama dinanti, Konami akhirnya menjadwalkan siaran khusus bertajuk Silent Hill Transmission yang akan mengungkap kabar terbaru dari proyek Silent Hill f.
Acara ini akan disiarkan langsung pada 13 Maret pukul 3 sore waktu Pasifik, atau sekitar 14 Maret pukul 5 pagi WIB, dan bisa disaksikan melalui kanal YouTube resmi mereka.
Dilansir Gematsu, Selasa (11/3), Silent Hill f sendiri pertama kali diumumkan pada Oktober 2022 lalu, dan sejak itu para penggemar horor psikologis terus menantikan perkembangan terbarunya.
Selain itu, poyek ini menjadi sorotan karena menawarkan pendekatan baru dalam semesta Silent Hill, termasuk latar cerita yang konon akan menjelajah sisi kelam budaya Jepang era 1960-an.
Baca juga:
Belum ada bocoran resmi soal apa saja yang akan diumumkan nanti, tapi Konami menjanjikan update besar—mulai dari detail cerita, cuplikan gameplay, hingga kemungkinan tanggal rilis.
Bagi pencinta horor yang sudah rindu atmosfer mencekam khas Silent Hill, siaran ini bisa jadi penanda kembalinya salah satu waralaba horor paling ikonik ke jalur utama industri game. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme