Merahputih.com - Untuk menjaga produktifitas selama pandemi COVID-19, komunitas klub basket Air Asia Garuda Citilink (AGC) Travelsuka mengadakan pertandingan persahabatan melawan pebasket remaja dari Taman Mangu Basketball Academy (TBA).
Pertandingan yang berlangsung selama 4 babak ini diadakan di lapangan D’Greenfield, Taman Mangu Indah, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Pertandingan persahabatan ini sekaligus pelipur lara bagi para pelajar di TBA dan para pramugari bersama crew pesawat yang kesibukannya sedikit terhambat akibat pandemi COVId-19 yang sudah berlangsung delapan bulan ini.
Pertandingan pun berlangsung seru. Meski para pramugari berparas cantik ini unggul dari segi skill, para pebasket cilik asuhan Rizky Effendi ini mampu memberikan perlawanan sengit meski dalam cuaca yang terik di Minggu (25/10) pagi ini. Skor pun berakhir untuk kemenangan tim basket pramugari dengan skor 35-18.
Baca juga:
Khusus Buat Abas Kece, Ini 3 Sepatu Basket Reebok Edisi Halloween 2020
Kapten tim AGC Travelsuka Basketball, Midiatama Sheila mengaku senang bisa ikut berpartisipasi di ajang yang juga dalam rangka menyambut perayaan Sumpah Pemuda yang berlangsung 28 Oktober
Maklum saja, saat pandemi, para pramugari terhambat pekerjaanya karena adanya pembatasan penerbangan dan transportasi dalam maupun luar negeri.
“Tentu saja di masa-masa pandemi, ada hiburan. Bisa bagi pengalaman dengan adik-adik,” kata Shella ditemui Merahputih.com di kawasan Taman Mangu Indah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (25/10)
Pramugari Air Asia ini menyebut, mayoritas punggawa AGC adalah pramugari dan karyawan di maskapai. Mereka mengisi waktu luang di luar jam terbang untuk menyalurkan hobi bermain basket. “Isinya memang semua cewe dan hobi main basket,” kata Shella.
Ketua komunitas basket TMI Ballers Aryanto Krisnandanu (30) menuturkan tujuan acara fun games adalah untuk melatih mental bagi skuat TMI Ballers yang kebanyakan berusia dibawah 16 tahun ke bawah.
“Ini melatih tim kami dan memperkenalkan lapangan kami bahwa sudah standar Perbasi maupun internasional. Kami juga perkuat squad kami untuk menambah jam terbang,” kata Danu.
Baca juga:
Update Sepatu Reebok 'Question Mid' Allen Iverson September Ini
Danu melanjutkan, kedepannya anak-anak ini akan terus diasah dan dilatih demi meningkatkan skill basket mereka. “Kami latihan terus menambah skill. Ditambah lagi dua tiga bulan sekali sparing,” jelas Danu.
Sementara itu, Rizky Effendi yang juga pebasket top nasional ini menjelaskan, dirinya masih belum puas dengan penampilan anak asuhnya ini.
Beberapa kekurangan itu antara lain ketenangan saat memegang bola, koordinasi menyerang dan bertahan hingga daya tahan.
“Masih banyak yang perlu diperbaiki dari anak-anak. Anak-anak apinya sudah ada dan semangat juang sudah ada,” jelas Rizky seraya berjanji akan memperbanyak pertandingan bagi TBA.
Dengan adanya sparing ini mereka bisa mendapatkan pelajaran soal teknik dan mental bermain basket. “Pelajaran ini bisa kita bawa di dalam dan luar lapangan basket. Baik di keluarga, sekolah dan sosial. Kami usahakan tiap bulan ada sparing ya,” imbuh Rizky.
Ayah seorang putri ini pun berpesan kepada para remaja penyuka basket bahwa olah raga asa Amerika Serikat ini bisa membuat mereka belajar soal kehidupan.
“Pelajaran ini gak melulu kalian harus jadi pebasket. Tapi bisa dipakai untuk pekerjaan kalian kelak. Daripada buang-buang waktu main game dan nongkron gak jelas, mending latihan basket,” pesan pemain klub NSH Jakarta ini.
Baca juga:
Yuk Intip Sepatu Basket Khas Kobe Bryant yang Terus Berevolusi!
TMI Basketball Academy sendiri dibentuk pada 17 Agustus lalu. Ide membuat pelatihan basket ini karena minat berolahraga anak-anak dan remaja yang tinggi.
Rizky juga menjadi pelatih dalam kegiatan ini yang bakal jadi inspirasi sekaligus motivator bagi anak-anak muda untuk menekuni basket. Paling tidak, jadwal latihan basket dibagi menjadi dua sesi setiap pekannya. Yakni Rabu pukul 16.00-18.00 dan Sabtu pukul 07.00 sampai 09.00 atau dibuat fleksibel mungkin demi mengakomodir peserta.
Academy ini satu-satunya di kawasan Bintaro yang berjalan dan konsisten menempa pembinaan usia muda. Academy ini, wujud kepedulian kami dalam menempa bibit-bibit muda untuk menjadi pebasket yang handal. (Knu)

