Komunitas Agama buka Puasa Bersama di Ambon

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 21 Juni 2017
Komunitas Agama buka Puasa Bersama di Ambon

Buka puasa bersama antarumat beragama. (ANTARAFOTO/Arif Firmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dua komunitas agama di Kota Ambon, Provinsi Maluku, melaksanakan kegiatan buka puasa bersama pada bulan puasa 2017.

"Kegiatan buka puasa ini bukan hal baru bagi warga Ambon, melainkan telah terjalin sejak lama. Hal ini akan terus dipelihara sebagai wujud kerukunan umat beragama," kata Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler di Ambon, Selasa (20/6).

Mereka yang melakukan acara buka puasa bersama sebagai wujud kerukunan umat beragama di kota yang bertajuk manise, antara lain, warga kawasan Ponogro Kelurahan Urimessing yang mayoritas beragama Islam, warga Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Silo, dan jajaran Pemerintah Kota Ambon.

Syarif menegaskan bahwa buka puasa bersama dengan warga kota merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan.

Ia mengatakan bahwa misi besar pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2017 s.d. 2022 adalah meningkatkan harmonisasi sosial.

"Upaya ini penting karena kami sadar bahwa tidak hanya di Kota Ambon, tetapi di seluruh wilayah Indonesia harmonisasi sosial merupakan unsur penting dalam membangun daerah," ujarnya.

Ia bersyukur bahwa dampak dari Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, bahkan sejumlah peristiwa yang terjadi di Indonesia, tidak memengaruhi kerukunan umat beragama di Ambon.

"Hal ini merupakan sesuatu yang harus disyukuri dan dipelihara karena untuk membangun Ambon tidak bisa hanya dibangun oleh basudara (saudara) yang beragama Islam, Kristen, atau penduduk asli Ambon, tetapi seluruh warga Indonesia yang berada di kota ini," katanya.

Ambon, kata Wakil Wali Kota, adalah Indonesia mini. Di daerah ini hidup berbagai suku dan agama yang tumbuh dan berkembangdan, kemudian menjadi potensi dasar untuk membangun kota ke depan.

"Seluruh potensi ini menjadi sebuah kekuatan baru bagi kita untuk membangun kota. Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan umat untuk membenci agama lain, serta tidak ada agama yang mangajarkan umat untuk saling memusuhi," katanya.

Sementara itu, pendeta jemaat GPM Silo AJ Timisela menyatakan bahwa membangun Kota Ambon butuh peran serta umat beragama karena kota ini terdiri atas beragam suka, agama, dan ras.

"Sesama umat beragama kita saling membutuhkan, basudara kristiani membutuhkan basudara muslim. Demikian pula, sebaliknya," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, momentum buka puasa ini menjadi ajang untuk meningkatkan hubungan orang basudara.

Ia menambahkan bahwa pendekatan budaya orang basudara adalah pela gandong menjadi dasar untuk menyatukan perbedaan serta meningkatkan dan mengampanyekan perdamaian tolerasi beragama dari Kota Ambon, Maluku, untuk Indonesia.

Sumber: ANTARA

#Ramadan #Buka Puasa Bersama #Ambon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Bagikan