Komisi V DPR Segera Panggil Ketua BMKG, Ada Apa?

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 01 Oktober 2018
Komisi V DPR Segera Panggil Ketua BMKG, Ada Apa?

Kondisi Palu usai diterjang Tsunami dan gempa bumi. Foto: @Sutopo_PN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi V DPR RI akan memanggil pimpinan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna mempertanyakan alasan pencabutan peringatan tsunami pascagempa berkekuatan 7,4 SR yang melanda kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9)

"Kami nanti akan memanggil Kepala BMKG Dwi Korita Karmawati terkait pencabutan peringatan tsunami pascagempa Palu, Sulawesi Tengah," kata Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis di Jakarta, Senin (1/10)

Ketua Komisi V DPR RI, Farry Djemi Francis. Foto: Ist

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan pencabutan peringatan tsunami di daerah itu setelah gempa berkekuatan besar mengguncang serta meluluh lantahkan jalan serta bangunan di daerah itu.

Fary mengaku dari informasi yang didapatkan oleh Komisi V ada sela di mana ada pencabutan peringatan tsunami dan setelah itu terjadi tsunami. Menurut politisi Gerindra, tindakan itu harus dipertanggungjawabkan oleh Kepala BMKG.

"Kami meminta alasan apa sehingga ada pencabutan peringatan tsunami. Dan mereka harus menjelaskan hal ini," tambahnya seperti dilansir Antara.

Walaupun sudah dijelaskan di sejumlah media namun Ketua Fraksi Gerindra MPR RI itu tetap akan memanggil yang bersangkutan.

Pada Jumat (28/9) pekan lalu, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang kota Palu dan Donggala di, Sulteng. Gempa terjadi tepat pukul 17.55 WIB waktu setempat.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Pada awalnya BMKG merilis bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami. Namun dalam beberapa menit kemudian BMKG mencabut peringatan tsunami itu.

Setelah peringatan dicabut, justru sejumlah kawasan seperti Palu dan di Donggala muncul laporan air laut naik dan menghantam sejumlah perumahan,mengakibatkan sejumlah warga meninggal dunia terkena tsunami.

Fary juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepada masyarakat yang keluarganya meninggal dalam bencana tersebut. (*)

#Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bagikan