Komisi V DPR Segera Panggil Ketua BMKG, Ada Apa?
Kondisi Palu usai diterjang Tsunami dan gempa bumi. Foto: @Sutopo_PN
MerahPutih.com - Komisi V DPR RI akan memanggil pimpinan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna mempertanyakan alasan pencabutan peringatan tsunami pascagempa berkekuatan 7,4 SR yang melanda kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9)
"Kami nanti akan memanggil Kepala BMKG Dwi Korita Karmawati terkait pencabutan peringatan tsunami pascagempa Palu, Sulawesi Tengah," kata Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis di Jakarta, Senin (1/10)
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan pencabutan peringatan tsunami di daerah itu setelah gempa berkekuatan besar mengguncang serta meluluh lantahkan jalan serta bangunan di daerah itu.
Fary mengaku dari informasi yang didapatkan oleh Komisi V ada sela di mana ada pencabutan peringatan tsunami dan setelah itu terjadi tsunami. Menurut politisi Gerindra, tindakan itu harus dipertanggungjawabkan oleh Kepala BMKG.
"Kami meminta alasan apa sehingga ada pencabutan peringatan tsunami. Dan mereka harus menjelaskan hal ini," tambahnya seperti dilansir Antara.
Walaupun sudah dijelaskan di sejumlah media namun Ketua Fraksi Gerindra MPR RI itu tetap akan memanggil yang bersangkutan.
Pada Jumat (28/9) pekan lalu, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang kota Palu dan Donggala di, Sulteng. Gempa terjadi tepat pukul 17.55 WIB waktu setempat.
Pada awalnya BMKG merilis bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami. Namun dalam beberapa menit kemudian BMKG mencabut peringatan tsunami itu.
Setelah peringatan dicabut, justru sejumlah kawasan seperti Palu dan di Donggala muncul laporan air laut naik dan menghantam sejumlah perumahan,mengakibatkan sejumlah warga meninggal dunia terkena tsunami.
Fary juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepada masyarakat yang keluarganya meninggal dalam bencana tersebut. (*)
Bagikan
Berita Terkait
BMKG Sebut Hujan Deras masih Mengintai Jakarta Sepekan Mendatang
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG Minta 5 Provinsi Siaga Hujan Lebat, 4 Daerah Masuk Pulau Jawa
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Makassar hingga Februari 2026, Waspada Bencana Hidrometeorologi
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan pada Selasa, 13 Januari 2026
Prakiraan Cuaca 13 Januari: Jakarta Masih akan Diguyur Hujan Sepanjang Hari
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Banjir, Ada 18 Titik
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5