Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Komisi Eropa Investigasi Google Terkait Monopoli Iklan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 Juni 2021
Komisi Eropa Investigasi Google Terkait Monopoli Iklan

Google hadapi investigasi oleh Komisi Eropa.( Pexels/Torsten Dettlaff)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMISI Eropa telah membuka investigasi antimonopoli resmi terhadap Google. Investigasi itu dilakukan untuk mengetahui apakah raksasa pencarian itu secara tidak adil lebih menyukai teknologi iklan tampilan daring milik mereka daripada pesaing. Demikian diumumkan Uni Eropa, pekan lalu. Penyelidikan juga akan mengeksplorasi apakah Google secara tidak adil membatasi akses ke data pengguna kepada para pesaing mereka.

Ini merupakan penyelidikan penting karena mencakup bisnis inti periklanan daring Google. Berdasarkan data Reuters, bisnis itu menghasilkan USD 147 miliar untuk perusahaan tahun lalu. Bloomberg melaporkan bahwa ini merupakan kali pertama UE menyelidiki bisnis iklan tampilan daring Google. Iklan daring itu berfungsi sebagai perantara antara pengiklan dan penerbit untuk mengisi ruang iklan di halaman web dan aplikasi.

BACA JUGA:

Tak Ada lagi Internet Explorer di Windows 11

Seperti yang dilansir The Verge, Google mengumpulkan data untuk digunakan demi tujuan periklanan yang ditargetkan. Perusahaan teknologi itu menjual ruang iklan dan bertindak sebagai perantara periklanan daring. "Jadi Google hadir di hampir semua tingkat rantai pasokan untuk tampilan iklan daring," kata Kepala Kompetisi Komisi Eropa Margrethe Vestager dalam sebuah pernyataan.

Ia melanjutkan bahwa pihaknya khawatir Google telah mempersulit layanan periklanan daring oleh saingan untuk berkompetisi dalam apa yang disebut tumpukan teknologi iklan. "Kami juga akan melihat kebijakan Google tentang pelacakan pengguna untuk memastikan mereka sejalan dengan persaingan yang sehat," kata Vestager.

Komisi Eropa mengatakan sedang menjajaki beberapa praktik periklanan perusahaan, seperti mengharuskan pengiklan untuk menggunakan pengelola iklan Google sendiri untuk menampilkan iklan di YouTube. Google juga diduga mendukung pertukaran iklan mereka sendiri. Penyelidikan juga akan menyentuh rencana Google untuk menghapus cookie pihak ketiga di Chrome sebagai bagian dari rencana 'kotak pasir privasi'.

law
Investigasi berlangsung saat Google menghadapi kasus monopoli di AS. (foto: pexels/cqf avocat)

Investigasi formal dilakukan saat Google menghadapi pengawasan antimonopoli serupa di AS. Pada Oktober lalu, Departemen Kehakiman AS mengajukan tuntutan antimonopoli terhadap perusahaan tersebut. Mereka menuduh Google secara ilegal memonopoli pasar pencarian dan iklan.

Penyelidikan tersebut merupakan tindakan antimonopoli terbaru yang dilakukan UE terhadap Google. Penyelidikan sebelumnya telah mencakup layanan belanja daring Google, kebijakan Android, dan kontrak AdSense. Dalam dekade terakhir, UE telah mendenda Google lebih dari 8 miliar euro (sekitar USD 9,5 miliar) atas berbagai pelanggaran antimonopoli.

Google mengatakan akan 'terlibat secara konstruktif' dengan Komisi Eropa. "Ribuan bisnis Eropa menggunakan produk iklan kami untuk menjangkau pelanggan baru dan mendanai situs mereka setiap hari," ujar pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Google menyebut banyak pengiklan teratas menggunakan lebih dari empat platform untuk membeli iklan. Teknologi mereka dapat dioperasikan dengan 700 platform iklan saingan dan 80 platform penerbitan saingan.(jhn)

#Teknologi #Bisnis #Google
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Bagikan