Komentari Pelukan Jokowi-Prabowo, Adik Ahok Bawa-Bawa Fatwa MUI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 30 Agustus 2018
Komentari Pelukan Jokowi-Prabowo, Adik Ahok Bawa-Bawa Fatwa MUI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Kamis (2/3). (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Adik dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama ikut berkomentar dengan pelukan antara Joko widodo dan Prabowo Subianto usai Hanifan Yudani Kusumah meraih medali emas kelas C cabang olah raga Pencak Silat Asian Games 2018.

Lewat akun instagramnya @fifiletytjahajapurnama kamis (30/8), Fifi memposting foto Jokowi, Prabowo dam Hanifah berpeluka dalam bentuk kartun. Fifi menyebut pelukan antara Jokowi-Prabowo adalah momen yang luar biasa.

"Oh betapa indahnya dan betapa Eloknya ...Tuhan berkati Indonesia ???????? Ini luar biasa Pak PS dan Pak Jkw amazing bisa kasih contoh ????????????????," cuit Fifi.

Dalam postingan itu juga Fifi mengenang bagaimana jasa Prabowo Subianto terhadap sang kakak, Ahok ketika diduetkan dengan Jokowi pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta beberapa tahun lalu.

"Jd ingat masa lalu Kalau bukan karena Pak Ps tidak akan pernah ada Ahok jd Gubernur DKI. Semoga tdk ada Yg lupa sejarah ....," ucap Fifi.

Lalu, Fifi juga menyinggung mengenai keluarnya fatwa penistaan agama oleh MUI. Fatwa itu sendiri diteken beberapa waktu lalu oleh Ma'Ruf Amin yang kini menjadi bakal calon Wakil Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Oh betapa indahnya dan betapa Eloknya ...Tuhan berkati Indonesia ???????? Ini luar biasa Pak PS dan Pak Jkw amazing bisa kasih contoh ???????????????? Jd ingat masa lalu Kalau bukan karena Pak Ps tidak akan pernah ada Ahok jd Gubernur DKI. Semoga tdk ada Yg lupa sejarah ....dan seandainya saja Ketua MUI tidak jadi saksi dan tidak ada fatwa MUI, Ehm #AHOk BTP mungkin masih Gubernur DKI dan tidak masuk penjara.... sekali lagi semoga tidak ada Yg melupakan sejarah. Kesimpulan kita tidak bisa lupa kan sejarah tetapi.... bukankah Lebih Indah Kalau saling memaafkan dan saling menhargai dan meng hormati Dari pada saling memaki dan benci ? @for_loving_indonesia #forlovingindonesia ??????????????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Fifi Lety Tjahaja Purnama (@fifiletytjahajapurnama) pada

Fifi menilai, jika Ma'Ruf Amin tak hadir dalam persidangan sebagai saksi, kakanya tidak akan berada di penjara saat ini.

"dan seandainya saja Ketua MUI tidak jadi saksi dan tidak ada fatwa MUI, Ehm #AHOk BTP mungkin masih Gubernur DKI dan tidak masuk penjara.... sekali lagi semoga tidak ada Yg melupakan sejarah. Kesimpulan kita tidak bisa lupa kan sejarah tetapi....," beber Fifi.

"bukankah Lebih Indah Kalau saling memaafkan dan saling menhargai dan meng hormati Dari pada saling memaki dan benci ? @for_loving_indonesia #forlovingindonesia ??????????????," tutup Fifi.

#Jokowi #Basuki Tjahaja Purnama #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Keberatan Dicecar Pertanyaan Kuliah di Sidang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Serasa Ngetes Mahasiswa Baru
Jokowi keberatan saat ditanya detail riwayat kuliah UGM oleh pengacara Roy Suryo dalam sidang ijazah di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Keberatan Dicecar Pertanyaan Kuliah di Sidang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Serasa Ngetes Mahasiswa Baru
Indonesia
Alasan Roy Suryo Tertawa Ngakak dan Berani Sebut 'Palsu' Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di PN Jaktim
Ada momen heboh di sidang kasus fitnah ijazah palsu Jokowi! Roy Suryo tertawa ngakak hingga sebut ijazah beda fisik dan watermark. Cek kejanggalannya di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Alasan Roy Suryo Tertawa Ngakak dan Berani Sebut 'Palsu' Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di PN Jaktim
Indonesia
Roy Suryo Kaget Lihat Ijazah Jokowi di Sidang, Sebut Ada Perbedaan dengan Dokumen Sebelumnya
Roy Suryo menduga ijazah Jokowi yang ditampilkan dalam persidangan berbeda dari dokumen yang pernah dilihatnya di Polda Metro Jaya. soroti kondisi fisik dan watermark.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Roy Suryo Kaget Lihat Ijazah Jokowi di Sidang, Sebut Ada Perbedaan dengan Dokumen Sebelumnya
Fashion
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Jokowi mengenakan batik parang saat menghadiri sidang kasus ijazah palsu di PN Jakarta Timur. Simak sejarah dan filosofi motif batik parang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Indonesia
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Jaksa secara khusus menanyakan apakah Jokowi saat itu berkumis dan menggunakan kacamata.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Berita
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Jokowi membantah klaim Roy Suryo soal foto ijazah UGM mirip Dumatno Budi Utomo. Ia menyebut Dumatno baru berusia delapan tahun saat dirinya lulus pada 1985.
ImanK - Kamis, 05 November 2026
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Berita Foto
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Sejumlah massa relawan dari berbagai organisasi tampak berkumpul di kawasan PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Berita Foto
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kiri) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Bagikan