Komandan Separatis KNPB Penyebar Hoaks TNI-Polri Tembaki Warga Papua Diciduk
Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay
Merahputih.com - Satgas Siber Operasi Nemangkawi menangkap pelaku penyebaran informasi bohong berinisial EKM (38). EKM mengunggah berita hoaks di akun Facebook bernama Manuel Metemko yang menyebut aparat militer menembak masyarakat sipil di Ilaga, Papua.
"EKM ditangkap karena telah berulangkali melakukan tindakan penyebaran berita yang tidak benar atau hoaks, provokasi, kebencian antarpribadi maupun kelompok masyarakat," ujar Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Kamis (10/6).
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sibuk Makan Warteg Saat Jakarta Tenggelam Banjir
EKM merupakan Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Merauke. Ia ditangkap di rumahnya, Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kelapa V, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (9/7).
Satgas siber juga menyita barang bukti telepon selular merek Vivo warna biru, termasuk dengan SIM card. Penyidik menangkap EKM setelah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi model A dengan nomor LP/A/252/VI/2021/SPKT/Sat Reskrim/Res Merauke/Polda Papua, tanggal 07 Juni 2021.
Hasil penyelidikan didapatkan setidaknya lima informasi terkait akun Facebook atas nama Manuel Metemko. Tim Satgas Siber telah membawa tersangka ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menganalisis barang bukti melalui digital forensik.
"Nanti akan dikembangkan berapa postingan-postingan hoax dan provokatif dalam pemeriksaan pelaku, maupun dari hasil digital forensik," katanya.
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Keluarkan Larangan Salat Jumat
Iqbal mengimbau, agar masyarakat tidak membuat dan menyebarkan berita bohong alias hoax sehingga mengakibatkan permusuhan di bumi Papua.
"Masyarakat ingin hidup damai," tutup Kabid Humas Polda Jawa Tengah ini. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM