Fashion

Kolaborasi Unik Indonesia-Afrika Selatan di Industri Mode

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 09 November 2021
Kolaborasi Unik Indonesia-Afrika Selatan di Industri Mode

Kolaborasi dua negara; Indonesia dan Afrika Selatan (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDUSTRI fesyen tanah air naik ke tingkat yang lebih lanjut. Kali ini sejumlah desainer Indonesia unjuk gigi di tanah Afrika tepatnya di Afrika Selatan.

KBRI Pretoria bersama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg meluncurkan kegiatan kolaborasi desain fesyen Indonesia-Afrika Selatan dengan tajuk Stories of Hope: Indonesia-South Africa Fashion Design Collaboration Incubation di kanal YouTube KBRI Pretoria.

Baca Juga:

Jakarta Fashion Week 2022 Kembali Digelar

desainer
Desainer terpilih dari masing-masing negara (Foto: ist)

Selama lima pekan ke depan tiga desainer dari Indonesia dan 3 desainer dari Afrika Selatan diberikan tantangan untuk menghasilkan 6 desain pakaian. Masing-masing 2 desain (laki- laki dan perempuan). Sementara tema yang dipilih yakni casual wear, semi-formal wear, dan formal wear.

Tantangan tersebut tidak mudah karena para desainer terpisah jarak ribuan kilometer dan hanya dapat berdiskusi dan merancang desain melalui saluran-saluran komunikasi digital. Setelah desain disepakati, mereka masih harus memproduksi pakaian jadi dari desain tersebut.

Hal unik lainnya dari kegiatan ini adalah penggunaan kain-kain tradisional kedua negara dalam karya-karya para desainer. Kain Indonesia yang akan digunakan adalah kain batik, sementara kain Afrika Selatan yang akan digunakan adalah ShweShwe.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg menggandeng Indonesian Fashion Chamber (IFC) sebagai mitra dari pihak Indonesia. Sementara untuk mitra dari pihak Afrika Selatan mereka mengajak The Foschini Group/TFG (perusahaan retail besar Afrika Selatan). Mereka juga turut bekerja sama dengan the Imprint Luxury dari Afrika Selatan sebagai fasilitator kegiatan ini.

Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan interaksi antarwarga negara dan mempromosikan budaya serta ekonomi kreatif.

Salman menuturkan tema kegiatan ini terinspirasi dari perjuangan kedua negara yang sama-sama mengalami penjajahan di masa lalu hingga sama-sama tumbuh menjadi negara paling berpengaruh dan disegani di kawasan masing-masing di masa sekarang ini. “Pencapaian-pencapaian kedua negara dilandasi oleh api harapan untuk bisa terus maju,” jelas Salman.

Baca Juga:

Girls, Kreasikan Bahan Denim Untuk Ciptakan 4 Gaya Berpakaian Berbeda

desainer
Stories of Hope di Afrika Selatan (Foto: ist)


“Menarik untuk melihat interpretasi para desainer akan kisah-kisah harapan dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara dalam hasil karya mereka,” lanjutnya.

Sementara itu, Jacquii Sussmann, Kepala Desain dan Merchandise TFG menyatakan bahwa kegiatan ini melengkapi berbagai upaya atas komitmen TFG untuk mendukung generasi muda dan masa depan mereka khususnya di bidang fesyen.

“Selamat kepada para desainer yang berpartisipasi di program Stories of Hope ini. Kami senang menjadi bagian dari kegiatan pengembangan talenta pemuda dan tantangan kreatif ini,” tutur Jacquii.

Dia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini TFG telah menginvestasikan 13,7 juta Rand (sekitar Rp13,7 miliar) untuk pengembangan pemuda.

Di antaranya dengan memberikan kesempatan kepada hampir 1000 pemuda yang tidak memiliki pekerjaan untuk belajar dan magang di Pusat Desain TFG. Banyak diantara pemuda tersebut kemudian berhasil menjadi pegawai tetap di TFG.

Baca Juga:

Tips Mix and Match Jaket Denim untuk Tampil Edgy

fesyen
Batik menjadi salah satu inspirasi kolaborasi dua budaya. (Foto: Unsplash/Mahmur Marganti)

Ali Charisma, Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber mengekspresikan kegembiraannya karena asosiasi yang dipimpinnya dapat berpartisipasi pada kegiatan ini.

“Terima kasih KBRI Pretoria yang telah mengajak dan memberikan kepercayaan kepada IFC untuk ikut serta dalam program kolaborasi ini” kata Ali.

Dia menilai dampak dari program tersebut sangat bagus untuk industri fesyen Indonesia. Indonesia bisa lebih memperkenalkan batik kepada publik Afrika Selatan.

Di saat bersamaan Indonesia bisa mengenal lebih dalam pasar Afrika untuk kepentingan komersial ke depannya. Program ini juga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk membuka jaringan dan akses ke retailer besar di Afrika Selatan.

Para desainer Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini adalah para anggota dari IFC antara lain Irmasari Joedawinata, Raegita Oktora, dan Weda Githa. Sementara, dari pihak Afrika Selatan, para desainer yang terlibat adalah desainer-desainer di bawah naungan TFG, antara lain Bianca Malan, Nabeela Francis, dan Lisakhanya Matya. (avia)

Baca Juga:

5 Tips Fesyen Agar Selalu Stylish

#Fashion #KBRI #Indonesia #SDM Indonesia #Khas Indonesia #Afrika Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KBRI London Pulangkan 13 ABK Yang Kandas di Utara Skotlandia
Mereka diselamatkan oleh tim search and rescue (SAR) setempat bersama dengan para kru yang berasal dari sejumlah negara lain
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
KBRI London Pulangkan 13 ABK Yang Kandas di Utara Skotlandia
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Indonesia
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Dishub menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Olahraga
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak fakta kekuatan skuad Garuda, head to head, dan daftar 23 pemain Indonesia.
ImanK - Kamis, 24 September 2026
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Olahraga
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
"Malah bukan prediksi lagi, memang harusnya dapat medali karena akselerasi mereka juga bagus," kata Pelatih Dayung Indonesia, Muhammad Hadris.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
Bagikan