KKP Akan Beli 5.000 Kapal
Sejumlah nelayan berada di atas kapalnya saat bersandar di Pelabuhan Jongor, Tegal, Jateng, Sabtu (4/4). (Foto Antara/Oky Lukmansyah)
MerahPutih, Bisnis-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membeli 5.000 unit kapal untuk para nelayan di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan guna mempercepat penyerapan anggaran KKP yang baru terserap sekitar 30 persen.
"Target penyerapan anggaran dengan pengadaan 5.000 unit kapal untuk para nelayan kecil," tutur Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief Widjaja di kantor KKP, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (31/8).
Anggaran KKP pada Tahun Anggaran 2015 ini sebesar Rp10,5 triliun atau naik hampir 50 persen dari anggaran sebelumnya, sebesar Rp6,7 triliun.
Sjarief menjelaskan dana yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp4,7 triliun. Lebih lanjut Sjarief mengungkapkan pembelian 5.000 unit kapal terdiri dari 2.500 kapal bermesin kurang dari 5 GT, 1.000 kapal bermesin 5-10 GT, 500 kapal bermesin 10-20 GT. Sedangkan sisanya kapal angkut transportasi yang menghubungkan antar pulau.
Tender proyek pengadaan kapal dibuka Oktober nanti. Diperkirakan awal tahun kapal-kapal yang dipesan sudah dikirim dan sudah bisa dioperasikan nelayan pada Maret atau April tahun depan.
"Kapal akan diproduksi di dalam negeri. Target Maret atau April sudah dapat dioperasikan," jelas Sjarief. (rfd)
Baca Juga:
KKP Targetkan Serapan Anggaran 45 Persen pada September 2015
Dollar Terus Menguat, KKP Kurangi Pakan Impor
KKP Kembangkan Sentra Bisnis Perikanan
Bagikan
Berita Terkait
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Pingsan Saat Pelepasan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Presiden Prabowo Hubungi Menteri Trenggono
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
KKP: Tanggul Laut Beton Proyek Reklamasi KCN Sudah Kantongi Izin PKKPRL
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall