Kita masih Tunggu Papa di Rumah, Kakak 4 Hari Lagi Ultah, Pulang ya pa...

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 06 Januari 2015
Kita masih Tunggu Papa di Rumah, Kakak 4 Hari Lagi Ultah, Pulang ya pa...

Sumber foto: twitter, Ninis-Putri Irianto dan Pilot AirAsia QZ 8501-Kapten Irianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Kesedihan masih dirasakan oleh Angela Anggi Ranastianis, buah hati dari Kapten Irianto, Pilot AirAsia QZ8501. Curahan hatinya tersebut ia ungkapkan di akun media sosial.

Aku hanya memanggilmu ayah. Di saat aku kehilangan arah. Aku hanya mengingatmu ayah. Jika aku tlah jauh darimu. Itulah secuil lirik Ayah milik grup band Seventeen ini ditulis Ninis, demikian sapaan untuknya itu,

Sang Putri yang berusia 22 tahun ini mengungkapkan kerinduan yang begitu dalam pada ayahnya, Irianto, pilot AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata, Minggu (28/12/2014).

Kini, nasib sang ayahnya tidak tahu ujung rimbanya. Ia pun kembali meneteskan butiran-butiran air mata yang terus mengalir. Ia mengalami kesedihan yang luar biasa.

"Sapa rinduku untukmu, cium jauh ku untukmu, dimana pun papa berada peluk jauhku untuk papa (emoticon menangis)," tulisnya.

Ungkapan-ungkapan yang begitu menyentuh seringkali membuat kawan, atau siapapun yang membacanya ikut terenyuh dan bersedih. Apalagi, saat ia 'meminta' Irianto, Sang Ayahnya pulang.

"Kita masih nunggu papa di rumah. Kakak 4 hari lagi ultah. Pulang ya pa, kita rayain ultah kakak sama-sama. I miss you so much,"  tulis Ninis, Sabtu (3/1).

Baru dua kru AirAsia yang ditemukan hingga Senin (5/1). Sementara jasad pilot Irianto, masih dinanti putri tercinta dan keluarga tercintanya hingga kini. (AKU)

 

#PrayforAirAsia #AirAsia QZ8501 #AirAsia #Kecelakaan Pesawat #Insiden Pesawat #Korban AirAsia QZ8501 #Pencarian AirAsia QZ8501
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Pesawat ATR 42-500 terjatuh karena power bank milik penumpang terbakar. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Indonesia
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono, pingsan saat memimpin upacara persemayaman korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
Tim SAR menemukan 9 jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Satu korban masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
Indonesia
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Belum dapat dipastikan apakah keenam jenazah tersebut merupakan mayat utuh atau body part.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Florencia Lolita ialah pramugari maskapai penerbangan Indonesian Air Transport yang ikut menjadi korban kecelakaan maut tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Indonesia
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala kondisi korban. DVI Polda Sulsel prioritaskan ketepatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya akan menyisir area sekitar Lampeso.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Bagikan