Kuliner

Kisah Panjang Resep Kue Jahe

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 03 Desember 2024
Kisah Panjang Resep Kue Jahe

Kue jahe ikon perayaan Natal.(foto: pexels-guvo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KUE jahe dan Natal tak lagi terpisahkan. Saat Natal tiba, tradisi membuat lalu menghias kue jahe jadi salah satu yang ditunggu. Faktanya, kue jahe sudah dikenal sebelum masa Yesus. Sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu loh.

Natal dirayakan untuk mengenang kelahiran Yesus, tapi kue jahe yang kini identik dengan perayaan tersebut ternyata sudah dikenal sebelum budaya Natal dikenal.

Buku Making Gingerbread Houses menyebut resep pertama gingerbread pertama kali muncul di Yunani pada 2.400 sebelum masehi (SM). Itu jauh sebelum Natal menjadi perayaan hari kelahiran Yesus.

Awalnya sih, wujud gingerbread enggak selucu saat ini. Istilah gingerbread ketika itu merujuk pada olahan jahe yang berbentuk sari jahe. Seiring berjalan waktu, gingerbread berkembang menjadi manisan yang terbuat dari madu dan rempah-rempah.

Baca juga:

Herloom Hotel & Residence BSD Hadirkan Paket Promo Natal dan Tahun Baru



Dari Yunani, resep gingerbread kemudian menyebar ke berbagai peradaban. Pada 992, seorang biarawan dari bagian barat Yunani membawa serta resep tersebut ke Prancis. Selama tujuh tahun tinggal di Prancis, sang biarawan membagi ilmu membuat gingerbread ke warga Nasrani setempat.


Sementara itu, di daerah asal jahe, Tiongkok, gingerbread baru dikenal pada abad ke-10.
Tak berhenti di sana, pada abad ke-13, resep kue jahe merambah Swedia. Imigran Jerman lah yang membawanya ke sana. Para biarawati Swedia biasa memanggang kue jahe sebagai penawar masalah pencernaan.

Hal itu tidak mengherankan karena kandungan jahe di dalamnya punya manfaat membantu menyehatkan pencernaan. Itulah yang membuat kue ini jamak dijual di apotek, biara, dan pasar petani di kota. Di abad pertengahan Inggris, gingerbread memang dipercaya punya manfaat pengobatan. Saking terkenalnya gingerbread di 'Negeri Ratu Elizabeth' itu, sampai-sampai ada Market Drayton di Shropshire, Inggris, yang diklaim sebagai 'rumah bagi gingerbread'.


Setelah Inggris, giliran Amerika yang merasakan nikmatnya gingerbread. Di daerah bekas koloni Inggris ini, kue jahe baru dikenal di abad ke-18. Para perantau Eropa membawa gingerbread ke Amerika. Di negara ini, resep gingerbread kemudian ditambah molase yang lebih murah ketimbang gula serta bisa membuat kue lebih lembut.

Karena sejarah kue ini yang panjang banget, enggak mengherankan jika kue ini sudah banyak mengalami perubahan dari resep asli. Tekstur dan bentuk kue jahe yang kamu kenal kini sudah berbeda dari aslinya dulu.


Di Jerman dan Paris, gingerbread teksturnya keras. Beda lagi di Inggris, gingerbread dibuat lebih lembut.

Dalam hal bentuk, gingerbread pun sudah berevolusi. Awalnya gingerbread dibuat dengan cetakan kayu yang memiliki ukiran. Kue akan dilapisi dengan icing untuk menonjolkan ukiran pada kue.


Sekarang, gingerbread lebih familier dengan bentuk manusia lucu. Bentuk itu pertama kali dibuat untuk Ratu Elizabeth I. Sementara itu, gingerbread house yang berbentuk rumah baru dibuat pada abad ke-16 oleh orang-orang Jerman. Rumah gingerbread dibuat semirip mungkin dengan rumah di musim dingin. Ada cerobong asap dan salju yang memenuhi gentingnya. Benar-benar menyimbolkan perayaan Natal. Enggak cuma enak dilihat, rumah kue jahe juga punya khasiat menghangatkan tubuh di malam Natal.


Dengan rasa yang nikmat dan sensasi hangat jahe bercampur rempah, pantas saja gingerbread jadi kue ikonis dalam setiap perayaan Natal di seluruh penjuru dunia.(dwi)

Baca juga:

Sukses Bikin Kue Natal, Pelajari Tekniknya


#Natal #Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Bagikan