Formula 1

Kisah Nigel Mansell, Rebut Gelar Juara Dunia Formula 1 Meski Kakinya Patah

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 01 Januari 2023
Kisah Nigel Mansell, Rebut Gelar Juara Dunia Formula 1 Meski Kakinya Patah

Nigel Mansell jadi juara dunia tertua dalam 50 tahun terakhir. (Foto: F1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPANJANG musim 1992 Formula 1, Nigel Mansell menghadapi masalah serius. Kakinya patah dan dia nyaris tak bisa mengikuti musim tersebut. Namun, tekad kerasnya mengatasi segala masalah yang membekapnya.

Inilah kisah Mansell yang hampir tidak pernah diungkap oleh media, bahkan oleh mantan pembalap itu sendiri. Sebuah kisah hebat tentang perebutan gelar juara dunia F1 musim 1992.

Pembalap tim Williams tersebut begitu mendominasi F1 pada musim 1992. Dia menorehkan sembilan kemenangan dari 16 balapan. Tidak mudah untuk meraih itu dengan kaki yang patah.

Mansell mengalami patah kaki sebelum musim 1992 dimulai. Saat berkendara di suatu ruas jalan Adelaide, Australia, yang diguyur hujan deras, mobil Mansell menabrak tembok beton. Dia selamat, tapi kakinya patah.

Baca juga:

Ini Alasan Mobil F1 Mudah Hancur saat Tabrakan

Kecelakaan parah sebabkan dirinya alami patah kaki. (Foto: F1)

Mansell kemudian dilarikan ke rumah sakit dan diberitahu bahwa ia harus segera dioperasi. Karena kecintaannya pada F1, ia tak ingin melewatkan musim 1992 dan kesempatan meraih gelar juara dunia.

"Saya bertanya berapa lama pemulihannya dan mereka mengatakan, tiga sampai empat bulan. Jelas saya tidak mampu melakukannya, saya tidak bisa melewatkan begitu banyak balapan. Saya tidak bisa," kata Mansell dalam sebuah siniar (podcast) Beyond The Grid yang diproduksi Formula 1.

Ia kemudian mengatakan bahwa dirinya lebih memilih untuk menunda operasi. Ia mencoba berjalan dengan kaki bagian dalam. Dengan begitu, ia tidak memberi tumpuan berat badan pada kaki bagian luar.

Mansell kemudian meminta bantuan seorang teman dokter untuk mengeluarkannya dari rumah sakit. Saat itu, tak ada yang mengetahui cedera Mansell.

Bahkan, media melaporkan bahwa sang pembalap Inggris tersebut hanya mengalami cedera parah pada bagian pergelangan kaki. Tidak ada yang menyebutkan sang pembalap mengalami patah kaki.

Baca juga:

Mengenal Pentingnya Fungsi Halo Pada Mobil F1

Patah kaki tak kurangi semangat mengejar gelar juara dunia. (Foto: F1)

Akibat kakinya patah, kondisi Mansell tak 100 persen fit. Meski menghadapi ujian berat, semangat Mansell tak luntur dalam mengejar gelar juara dunia. Ia terus melanjutkan persiapan fisik. Ia juga harus bekerja keras menjaga berat badan karena Mansell bukan pembalap berbobot ringan di grid F1 saat itu.

Kelebihan berat badan jelas akan berpengaruh terhadap kelajuan mobil Mansell di lintasan.

"Nelson Piquet, Alain Prost, Ayrton Senna, dan pembalap lainnya, bahkan Michael Schumacher, ketika mereka keluar dari pit, mereka sudah setengah detik lebih cepat dari saya. Saya pikir harus melakukan sesuatu untuk mengubahnya, saya bahkan kehilangan 7 kilogram saat latihan pada musim dingin, diet yang mengerikan," terang Mansell.

Satu hal yang begitu memotivasi Mansell adalah bahwa tahun itu merupakan kontrak terakhirnya. Tim Williams sudah siap mendepaknya dan menggantinya dengan Ayrton atau Alain yang saat itu lebih berprestasi. Untungnya, ia memenangi titel pada musim itu dalam kondisi tiga jari kaki dan kaki kiri yang patah, bahkan persendiannya hancur.

Mansell menciptakan rekor lain tahun itu: juara dunia tertua dalam 50 tahun terakhir. Usianya saat itu sudah 39 tahun. Meski begitu, dia masih mampu mendominasi musim sekaligus mengalahkan rekan setimnya, Riccardo Patrese, pembalap Italia yang saat itu memegang rekor Grand Prix. Luar biasa, ya? (waf)

Baca juga:

Ke Mana Perginya Ban Bekas F1?

#Formula 1 #Juara Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026: Antonelli Menang, Hanya Butuh 2 Poin Lagi untuk Gelar Juara Dunia
Antonelli menjuarai F1 GP Amerika Serikat 2026 di COTA. Kemenangan kesembilan membuatnya hanya membutuhkan dua poin untuk mengunci gelar dunia di Meksiko.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026: Antonelli Menang, Hanya Butuh 2 Poin Lagi untuk Gelar Juara Dunia
Olahraga
Link Live Streaming F1 GP Amerika Serikat 2026, Senin 26 Oktober
Link Live Streaming Siaran Langsung Race F1 GP Amerika Serikat Senin 26 Oktober 2026, Start pukul 03.00 WIB. Antonelli start terdepan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Link Live Streaming F1 GP Amerika Serikat 2026, Senin 26 Oktober
Olahraga
Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Mampukah Antonelli Mengamankan Gelar Juara Dunia di COTA?
Simak jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 di COTA, mulai dari latihan, kualifikasi, hingga balapan. Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Mampukah Antonelli Mengamankan Gelar Juara Dunia di COTA?
Olahraga
F1 akan Kembali ke Jarak Standar pada 2028, Balapan Maksimal 305 Km
Jarak maksimum balapan dipotong sebesar 15 km dari 305 km menjadi hanya 290 kmuntuk musim 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 F1 akan Kembali ke Jarak Standar pada 2028, Balapan Maksimal 305 Km
Olahraga
Haas Rekrut Rafael Camara untuk F1 2027, Pemimpin Klasemen F2 Naik Kelas
Rafael Camara menandatangani kontrak multitahun dengan Haas untuk Formula 1 2027. Simak perjalanan karier dan respons Ayao Komatsu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Haas Rekrut Rafael Camara untuk F1 2027, Pemimpin Klasemen F2 Naik Kelas
Olahraga
Kimi Antonelli Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di F1 GP Amerika Serikat 2026, Ini Skenario yang Diperlukan
Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia 2026 di F1 GP Amerika Serikat. Simak syarat juara, posisi George Russell, dan persaingan klasemen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kimi Antonelli Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di F1 GP Amerika Serikat 2026, Ini Skenario yang Diperlukan
Olahraga
MotoGP dan F1 akan Berbagi Lintasan di COTA, Pedrosa hingga Dovizioso Siap Turun
MotoGP akan tampil di COTA saat F1 GP Amerika Serikat 2026. Dani Pedrosa, Nicolo Bulega, Andrea Dovizioso, dan Lorenzo Savadori dijadwalkan turun lintasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
MotoGP dan F1 akan Berbagi Lintasan di COTA, Pedrosa hingga Dovizioso Siap Turun
Olahraga
Update Klasemen F1 2026 setelah GP Singapura: Verstappen Kejar Hamilton, Antonelli Makin Dekat dengan Gelar Juara Dunia
Klasemen terkini F1 2026 setelah GP Singapura. Verstappen perkecil jarak, Antonelli bisa kunci gelar juara dunia di F1 GP Amerika.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Update Klasemen F1 2026 setelah GP Singapura: Verstappen Kejar Hamilton, Antonelli Makin Dekat dengan Gelar Juara Dunia
Olahraga
Link Live Streaming Main Race F1 GP Singapura 2026, Minggu 11 Oktober
Link Live Streaming Siaran Langsung Main Race F1 GP Singapura Minggu 11 Oktober 2026, Start pukul 19.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Oktober 2026
Link Live Streaming Main Race F1 GP Singapura 2026, Minggu 11 Oktober
Olahraga
Hasil Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Verstappen Menangi Balapan Penuh Insiden
Verstappen mengamankan kemenangan dalam Sprint F1 GP Singapura 2026 yang diwarnai kecelakaan Russell dan kontak antara Lando Norris dan Oscar Piastri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 10 Oktober 2026
Hasil Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Verstappen Menangi Balapan Penuh Insiden
Bagikan