Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Otomotif

Ini Alasan Mobil F1 Mudah Hancur saat Tabrakan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 15 Oktober 2022
Ini Alasan Mobil F1 Mudah Hancur saat Tabrakan

Alasan mobil F1 mudah hancur. (Foto: F1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT insiden kecelakaan terjadi, mobil Formula 1 acap terlihat hancur berkeping. Padahal, tabrakannya tak seberapa. Masak sih mobil Formula 1 rapuh?

Faktanya, bagian luar mobil F1 didesain agar mobil dinamis dan cepat, menggunakan bahan serat karbon. Itulah yang membuat bobot mobil ini ringan, tapi tetap kuat. Jika kuat, mengapa ketika menabrak bisa sampai hancur?

Bahan serat karbon di mobil dipilih karena bahan tersebut bisa membuang energi yang disalurkan ke tubuh pembalap saat terjadi kecelakaan. Hampir mirip seperti supercar, mobil F1 dibuat dengan konsep zona crumple khusus sehingga mudah terdeformasi saat insiden terjadi.

Baca juga:

Melihat Lebih Dekat Mobil F1 Tim Red Bull Racing di GIIAS 2022

Kecelakaan mobil F1 bisa sangat berbahaya. (Foto: F1)

Sebagai contoh kecelakaan Robert Kubica saat berkonstum BMW Sauber di GP Kanada 2007. Ia menabrak pembatas beton dengan kecepatan 299 km/jam dan mengalami deselerasi hingga 75G. Namun, pembalap Polandia itu lolos dari kecelakaan mengerikan tersebut tanpa cedera. Hal itu disebabkan setiap pecahan mobil yang lepas menyelamatkan Kubica dengan membuang energi benturan.

Setiap mobil F1 memiliki bagian solid mengelilingi pembalap, yakni monokok alias survival cell, atau kokpit tempat pembalap berada. FIA mewajibkan uji tabrak sebelum musim baru dimulai. Dengan begitu, keamanan pembalap tetap terjamin. Apabila tidak memenuhi kriteria, tim tidak diizinkan mengikuti balapan.

Pada era hibrida seperti sekarang, bagian terkuat dari mobil F1 ialah Halo. Bagian palang seperti huruf Y tersebut terbukti menjadi penyelamat saat kecelakaan besar, misalnya insiden Guanyu Zhou (Alfa Romeo) di GP Inggris, atau Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas), dan saat ban belakang Max Verstappen (Red Bull Racing) mengenai kepala di GP Monza musim lalu.

Baca juga:

Penggemar F1 Harus Tahu Model Mobil Balap ini!

Halo dibuat untuk menyelamatkan kepala pembalap. (Foto: F1)

Pada dasarnya, F1 merupakan olahraga nonkontak dan mobil-mobil tersebut dirancang tanpa mempertimbangkan kemungkinan terjadinya tabrakan yang tidak menguntungkan. Bila tabrakan terjadi, sejumlah bagian mobil yang tidak dapat menahan gaya telah dirancang mudah rapuh, rusak, bahkan patah.

Namun, perancang mobil F1 justru membuat sejumlah bagian mobil tetap kuat dan mampu menahan besarnya gaya bila terjadi tabrakan. Bagian-bagian itu yang akan menjaga pembalap tetap aman saat berada di dalam mobil, meski tabrakan yang terjadi cukup parah bahkan sampai mobil terangkat, terbalik, bahkan terbang. (waf)

Baca juga:

Material Bodi Mobil F1 di Jam Tangan Mewah Buatan Swiss

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Bagikan