Lebaran 2018

Kisah Lirih Pramugari Kereta Api yang Tetap Bertugas di Hari Idul Fitri

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 15 Juni 2018
Kisah Lirih Pramugari Kereta Api yang Tetap Bertugas di Hari Idul Fitri

Para pramugari kereta api melayani para penumpang di Surabaya (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kulitnya kuning langsat. Tubuhnya ramping mungil. Pahatan inci-inci giginya begitu rapi. Sungguh indah dipandang.

Namun, di hari yang fitri ini, bola matanya mengisyaratkan ada kerinduan yang mendalam pada seseorang. Entah pada ayah, ibu, atau adik-adiknya. Atau, pada kekasih yang dirindukannya.

Ya, itulah wajah-wajah pramugari kereta api kelas bisnis eksekutif yang terlihat di stasiun kereta api Gubeng Surabaya.

Dengan mimik anggun berseri, disuguhkan pada setiap calon penumpang di hadapannya. Setiap waktu luang, tangannya dibebani ransel-ransel pemudik. Dia datangi calon penumpang yang datang. Memeriksa tiket, lalu mengantarkan ke gerbong kereta, dan menunjukkkan tempat duduk sesuai nomor.

Pramugari kereta api di Surabaya
Pramugari kereta api (MP/Budi Lentera)

Lebaran, para pramugari tetap melayani penumpang yang mudik, sekalipun ia tak sempat bersilaturahmi dengan keluarga. Paling tidak, kirim pesan WhatsApp memohon maaf atau menelpon orang tua tetap tak ketinggalan.

"Ya, pas jadwal istirahat pagi tadi, saya sempatkan untuk telepon orang tua. Minta maaf lahir batin. Minta doa keselamatan. Perjalanan kita biar selamat sampai tujuan" kata Linda, salah satu pramugari kereta api.

Dibalik senyum, ada rasa getir di hati. Tak jarang para pramugari ini menjadi puncak emosi penumpang yang lelah.

"Mungkin mereka lelah dengan bawaanya waktu perjalanan ke stasiun, jadi mudah emosi. Padahal, kita juga tidak kalah lelah." lanjut Linda.

Sebelum kereta berangkat, para pramugari harus berdiri di depan kereta api dan memberi salam ke penumpang.

Saat kereta berjalan, masih kata Linda, pramugari tetap berdiri dan mondar-mandir melayani penumpang selama 10 jam dari Surabaya Jakarta atau sebaliknya.

”Kalau sudah sampai tujuan, dan kereta berhenti, kami istirahat sebentar, lalu bekerja lagi. Jadi harus tetap bekerja, okupansi penumpang lebaran beda dengan hari hari normal." sahut rekan Linda, bernama Elsa.

Pramugari melayani penumpang kereta api
Pramugari melayani penumpang kereta api di hari Idul Fitri (MP/Budi Lentera)

Diakui, selama arus mudik, para pramugari kerap menjadi korban emosi pemudik.

Elsa pun mencontohkan ketika harus berjalan di dalam kereta yang melaju, tanpa sengaja menyenggol kaki penumpang hingga kaget dan terbangun dari tidurnya. Ia pun harus menerima umpatan di hadapan banyak penumpang.

Pengakuan Elsa, tak jauh beda dengan pramugari yang lain, Mei.

"Suara kereta itu kan keras dan bising. Nah, kalau kita dipanggil penumpang yang minta tolong dan nggak kedengaran, mereka marah. Mencaci maki dengan kalimat kalimat kasar." sahut Mei.

Kendati demikian, Mei, Linda dan Elsa atau pramugari yang lain tetap dituntut untuk bersikap profesional, senyum ramah dan tidak lupa meminta maaf.

Sikap pramugari yang harus ramah dan tampil selalu cantik, terkadang jadi pemandangan indah bagi penumpang. Banyak yang menggoda, tapi yang cuek juga tak terhitung.

Biasanya, penumpang dengan kelompok remaja-remaja. Menggoda minta nomor ponsel, atau sekedar iseng tanya-tanya soal suami atau apa saja. Bahkan, ada yang nekat dengan suara lantang, pura pura tidak tahu dan bercanda meminta diantar ke toilet yang yang sudah terlihat di depan mata. Padahal, remaja itu baru saja terlihat sendirian keluar dari toilet.

Lagi-lagi paramugari tetap harus melayani secara sopan, meski berkerut, membesarkan hatinya sendiri. "Maklum, kan kata bang Rhoma Irama, darah muda, darahnya remaja." kilahnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Air Mata Hujan Bulan Juni untuk Ari Malibu

#Pramugari #Kereta Api #Idul Fitri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Sebanyak 46 orang dilaporkan tewas dalam tabrakan dua kereta api di Toledo, Spanyol. Perdana Menteri Pedro Sanchez menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Tercatat sedikitnya terjadi 16 kasus perusakan kabel yang berpotensi mengganggu sistem pendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Indonesia
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Petugas segera menangkap terduga pelaku dan membawanya ke Pos Pengamanan Stasiun Kampung Bandan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang hanya sebagian kecil ketimbang pelanggan K3 Kerakyatan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Bagikan